Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

inggris

  • BBC Akui Diplomasi Iran Maju Pesat di Masa Menlu Syahid Abdollahian

    BBC Akui Diplomasi Iran Maju Pesat di Masa Menlu Syahid Abdollahian

    May 23, 2024 14:58

    Stasiun televisi Kerajaan Inggris, mengakui keberhasilan almarhum Menteri Luar Negeri Iran, Syahid Hossein Amir Abdollahian, di arena diplomasi meski kerap menyerang beliau semasa hidup.

  • Rahbar kepada Haniyeh: Dengan Izin Allah, Israel akan Musnah!

    Rahbar kepada Haniyeh: Dengan Izin Allah, Israel akan Musnah!

    May 23, 2024 11:04

    Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas dan delegasi yang menyertainya, menyampaikan belasungkawa kepada Imam Khamenei serta bangsa dan pemerintah Iran selama pertemuan dengan Pemimpin Besar Revolusi Islam pada hari Rabu (22/5).

  • Jurnalis Inggris kepada Barat: Raisi Dibenci Warga Iran adalah Bohong

    Jurnalis Inggris kepada Barat: Raisi Dibenci Warga Iran adalah Bohong

    May 23, 2024 10:01

    Richard Medhurst, penulis dan jurnalis Inggris menunjuk pada kehadiran jutaan orang Iran dalam upacara pemakaman Syahid Sayid Ebrahim Raisi, Presiden Republik Islam Iran, dan mengkritik kebohongan media-media Barat terhadap mendiang presiden Iran.

  • Anggota Parlemen Inggris: Berapa Banyak Orang Harus Terbunuh, agar Palestina Diakui?

    Anggota Parlemen Inggris: Berapa Banyak Orang Harus Terbunuh, agar Palestina Diakui?

    May 23, 2024 08:32

    Anggota Parlemen Inggris menekankan agar pemerrintah London mengakui negara Palestina dan menyatakan, "Berapa banyak lagi orang yang harus dibunuh agar rakyat Palestina bisa diakui?

  • Tehran Kembali Mereaksi Klaim Liga Arab Soal Tiga Pulau Iran

    Tehran Kembali Mereaksi Klaim Liga Arab Soal Tiga Pulau Iran

    May 18, 2024 07:32

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menekankan bahwa tiga pulau Iran di Teluk Persia merupakan bagian integral dari wilayah Iran dan klaim tidak berdasar Liga Arab dalam hal ini ditolak.

  • Perjanjian Sykes-Picot, Akar Konflik di Asia Barat

    Perjanjian Sykes-Picot, Akar Konflik di Asia Barat

    May 17, 2024 17:52

    Untuk memahami lebih dalam tentang krisis yang terjadi di Asia Barat saat ini, kita harus melihat lebih teliti terhadap Perjanjian Sykes-Picot, yang disepakati pada tanggal 16 Mei 1916 antara Prancis dan Inggris.

  • Tugas Media Inggris Menenangkan Opini dan Membenarkan Genosida oleh Israel

    Tugas Media Inggris Menenangkan Opini dan Membenarkan Genosida oleh Israel

    May 10, 2024 17:45

    Menurut Zhabner, media-media Inggris seluruhnya berada di bawah Lobi Israel. Mereka menghasut kebencian terhadap Palestina dengan menyampaikan klaim Israel yang tidak terbukti dan semuanya bohong.

  • Proyek Spionase AS dan Israel, di Yaman Berhasil Digagalkan

    Proyek Spionase AS dan Israel, di Yaman Berhasil Digagalkan

    May 06, 2024 14:12

    Sebuah sumber di dinas keamanan Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman, mengabarkan, proyek spionase Amerika Serikat, dan Israel, di negara itu berhasil digagalkan.

  • Jalan Bobby Sands di Tehran, Memoar Pejuang Perlawanan Irlandia di Iran

    Jalan Bobby Sands di Tehran, Memoar Pejuang Perlawanan Irlandia di Iran

    May 06, 2024 07:43

    Bobby Sands adalah salah satu pejuang kemerdekaan Irlandia dari Inggris Raya, yang melakukan aksi mogok makan paling terkenal abad ini hingga kehilangan nyawanya dalam perjuangan melawan dominasi Inggris.

  • Selama 40 Tahun Bunuh 100 Juta Orang, Inggris Harus Kompensasi Rakyat India

    Selama 40 Tahun Bunuh 100 Juta Orang, Inggris Harus Kompensasi Rakyat India

    Apr 26, 2024 07:16

    ParsToday - Antara tahun 1880 dan 1920, kebijakan kolonial Inggris di India menewaskan lebih banyak orang dibandingkan kelaparan yang terjadi di Uni Soviet, Cina Maois, dan Korea Utara.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Ghalibaf ke Publik AS: Rindukan Harga Bensin Sekarang Nanti!

    Ghalibaf ke Publik AS: Rindukan Harga Bensin Sekarang Nanti!

    2 days ago
  • Ghaani: AS-Zionis Akan Tinggalkan Tanpa Prestasi

  • 60 Operasi Hizbullah dalam Sehari

  • 80 Tahun Israel Menyulut Perang Berkat Kantong AS

  • Pesan Ayatullah Mojtaba Khamenei Mengenang 40 Hari Syahadah Pemimpin Besar Revolusi Islam

Pilihan Editor
  • Inggris tidak Mendukung Rencana Klaim Trump Mengenai Selat Hormuz

    Inggris tidak Mendukung Rencana Klaim Trump Mengenai Selat Hormuz

    2 days ago
  • Drone Hizbullah Mencapai Haifa; Sirene Peringatan tidak Berhenti

    Drone Hizbullah Mencapai Haifa; Sirene Peringatan tidak Berhenti

    2 days ago
  • Perang di Timur Tengah Tekan Ekonomi Jerman

    Perang di Timur Tengah Tekan Ekonomi Jerman

    2 days ago
Terpopuler
  • Ghalibaf ke Publik AS: Rindukan Harga Bensin Sekarang Nanti!

  • Inggris tidak Mendukung Rencana Klaim Trump Mengenai Selat Hormuz

  • Drone Hizbullah Mencapai Haifa; Sirene Peringatan tidak Berhenti

  • Perang di Timur Tengah Tekan Ekonomi Jerman

  • ASEAN Sambut Gencatan Senjata Iran-AS, Minta Hormuz Tetap Aman

  • Direktur Mossad Dicopot setelah Rencana Penggulingan di Iran Gagal

  • Ghaani: AS-Zionis Akan Tinggalkan Tanpa Prestasi

  • Pelanggaran Zionis dan Balasan Roket-Drone Hizbullah

  • John Brennan: Trump harus Diberhentikan; Ia Memiliki masalah Mental

  • Apakah Putaran kedua Negosiasi antara Washington dan Tehran akan Digelar?

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss