-
Ketika Berbagai Bangsa Mengutuk Kebrutalan Polisi AS
Jun 09, 2020 08:12Orang-orang di seluruh dunia turun ke jalan untuk mengecam kebrutalan polisi Amerika Serikat.
-
Boris Johnson: Inggris Bukan Negara Rasis
Jun 09, 2020 07:48Perdana Menteri Inggris merespon demonstrasi di sejumlah kota negara ini yang memprotes rasisme, dan mengklaim bahwa Inggris bukan negara rasis.
-
Liput Demonstran, Jurnalis di AS Jadi Sasaran Kekerasan Polisi
Jun 08, 2020 15:12Ratusan jurnalis di Amerika Serikat menjadi sasaran kekerasan oleh polisi yang beusaha membubarkan demonstran anti-rasisme di negara ini.
-
Pembunuhan George Floyd Ungkap Sifat Asli AS
Jun 08, 2020 14:24Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatulllah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyebut peristiwa terkini di Amerika Serikat sebagai kemunculan realitas yang selama ini disembunyikan, dan wajah asli pemerintah Amerika dipermalukan di dunia oleh perilaku mereka sendiri.
-
Survei: Protes AS Sudah Tidak Terkendali
Jun 08, 2020 10:42Menurut jajak pendapat, 80 persen orang Amerika percaya bahwa protes anti-diskriminasi sudah tidak terkendali.
-
PM Inggris: Para Demonstran Anti-Rasialisme adalah Pelaku Kerusuhan
Jun 08, 2020 08:29Perdana Menteri Inggris menyebut para pengunjuk rasa anti-rasialisme di negara ini sebagai pelaku kerusuhan.
-
Sheriff Kulit Hitam Kritik Rasisme di Amerika
Jun 07, 2020 15:12Seorang sheriff kulit hitam di Hoke County, North Carolina, mengkritik keras perampasan hak-hak warga kulit hitam di Amerika Serikat.
-
CNN Rilis 6 Indikator Diskriminasi Ras Kulit Hitam di AS
Jun 07, 2020 10:17Stasiun televisi Amerika Serikat, CNN merilis enam indikator dalam bentuk diagram yang menunjukkan ketidakadilan dan diskriminasi ras terhadap warga kulit hitam dibandingkan dengan warga kulit putih Amerika.
-
Polisi AS Bentrok dengan Pengunjuk Rasa
Jun 07, 2020 09:27Polisi di Amerika Serikat bentrok dengan pengunjuk rasa yang memrotes diskriminasi dan kekerasan polisi di negara ini.
-
Senator AS Bangga 5000 Militer Dikerahkan ke Washington
Jun 07, 2020 06:29Seorang senator Amerika Serikat dari Partai Republik mengaku bangga dengan penempatan ribuan pasukan garda nasional di ibukota Amerika untuk menjaga Kongres.