Militer Irak Mampu Jaga Keamanan Nasional
-
Pasukan Irak
Komando Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Irak mengumumkan, jika terjadi pelanggaran keamanan di provinsi mana pun, maka pasukan keamanan akan menyelidikinya dalam waktu maksimal 40 menit.
Brigadir Jenderal Tahsin al-Khafaji, Juru Bicara Komando Operasi Gabungan Irak pada hari Selasa (24/8/2021) mengatakan, "Ada perbedaan besar antara situasi sebelum dan setelah 2014. Pasukan keamanan Irak dilatih untuk merespons dengan cepat,"
"Negara itu tidak memiliki masalah dengan keamanan dan kemampuan pasukan keamanannya," ujar Al khafaji.
Pasukan keamanan Irak telah melakukan operasi keamanan tambahan terhadap sisa-sisa kelompok teroris dan sel-sel yang tidak aktif sejak deklarasi kemenangan militer atas kelompok teroris ISIS pada tahun 2017, yang terbaru terkait dengan operasi baru-baru ini di kota utara Al-Tarmiya.
Meskipun berbagai operasi dilakukan oleh pasukan keamanan Irak untuk membersihkan negara dari teroris Daesh, elemen dan sel kelompok teroris yang tersebar masih aktif di beberapa daerah di provinsi Diyala, Kirkuk, Nineveh, Salah al-Din, Al-Anbar dan Baghdad.(PH)