Jenderal Israel Akui Zionis akan Kalah Hadapi Perang Multifront
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i108506-jenderal_israel_akui_zionis_akan_kalah_hadapi_perang_multifront
Seorang pensiunan jenderal Israel mengatakan rezim Zionis berada di ambang kekalahan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 07, 2021 19:42 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi tentara rezim Zionis.
    Ilustrasi tentara rezim Zionis.

Seorang pensiunan jenderal Israel mengatakan rezim Zionis berada di ambang kekalahan.

"Militer Israel tidak siap berperang di multifront sekaligus dan perang potensial akan membawa rezim ini mundur puluhan tahun ke belakang," kata Mayor Jenderal Yitzhak Brick dari pasukan cadangan Israel pada Minggu (7/11/2021) seperti dikabarkan laman Farsnews.

"Rezim Israel berada di ambang kekalahan. Ucapan ini bukan sebuah ramalan yang emosional, tetapi realitas yang tak terbantahkan," ujarnya.

"Ini (perang multifront) akan menjadi pengalaman yang tiada duanya dalam hal tingkat kehancuran dan kerugian yang harus ditanggung," ungkapnya.

Mayjen Brick menjelaskan situasi sulit yang kita lalui dalam perang-perang sebelumnya tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perang di beberapa front sekaligus, sebuah perang di mana ribuan rudal, roket, dan drone akan dikirim ke wilayah Israel setiap hari.

Yitzhak Brick.

Menurutnya, bencana akan terjadi dalam perang yang akan datang, yang akan menyebabkan kerugian besar dan menghancurkan infrastruktur.

"tentara yang menang" di atas fondasi yang bobrok dan runtuh seperti itu.

"Tidak mungkin membangun "tentara yang menang" di atas fondasi militer Zionis yang bokrok dan hancur. Memecahkan masalah ini membutuhkan pemahaman di tingkat keamanan dan politik," ucapnya seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen.

"Ini adalah perang di mana fasilitas vital akan diserang dari Lebanon, Suriah, dan Gaza dengan ribuan rudal presisi," tandasnya.

Pada hari Sabtu, Komandan Garis Depan Israel, Mayor Jenderal Ori Gordin berkata kepada Channel 12 rezim Zionis bahwa jika perang pecah dengan Hizbullah Lebanon, Israel akan menghadapi masalah besar tembakan ribuan rudal ke jantung wilayahnya. (RM)