Kataib Hizbullah: Pemerintah Baru Irak Tak Boleh Bergantung pada AS
Jan 09, 2022 15:28 Asia/Jakarta
-
Kataib Hizbullah Irak
Pejabat keamanan Kataib Hizbullah Irak mengatakan, pemerintah mendatang negara ini harus memiliki slogan "tidak timur, tidak barat, tidak Amerika, tidak Inggris, dan tidak Uni Emirat Arab".
Abu Ali Al Askari, Sabtu (8/1/2022) dalan wawancara dengan stasiun televisi Al Ahed menegaskan, pemerintah Irak mendatang harus "murni Irak".
Ia menambahkan, "Campur tangan sejumlah kalangan dari Ahlu Sunnah dan Kurdi demi keuntungan sebuah kelompok khusus dari fraksi yang lebih besar, akan menyebabkan instabilitas Irak."
Menurut pejabat Kataib Hizbullah, upaya sebuah kelompok untuk membalas dendam, dan menyingkirkan mayoritas dari fraksi yang lebih besar, akan menyebabkan perpecahan.
Abu Ali Al Askari kembali menegaskan bahwa apa yang terjadi dalam pemilu parlemen terbaru Irak, adalah sebuah penipuan terbesar, dan itu bukan berarti bahwa para penipu berhak menyandera hak orang lain.
Ia menjelaskan, orang-orang yang menyandera hak rakyat Iran, mendapat dukungan dari koalisi kejahatan Arab Saudi-AS-Zionis.
"Koalisi kejahatan ingin menerapkan skenarionya dengan memaksa rakyat Irak menyerah di hadapan keinginan mereka," pungkasnya. (HS)
Tags