Hamas: Masalah Quds Tidak Bisa Diselesaikan di Meja Perundingan !
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i119876-hamas_masalah_quds_tidak_bisa_diselesaikan_di_meja_perundingan_!
Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas mengatakan, "Gelombang baru perlawanan telah terbentuk, dan masalah Quds, Masjid Al-Aqsa, hak untuk kembali dan pembebasan tahanan tidak dapat diselesaikan di meja perundingan,".
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 27, 2022 07:17 Asia/Jakarta
  • Hamas: Masalah Quds Tidak Bisa Diselesaikan di Meja Perundingan !

Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas mengatakan, "Gelombang baru perlawanan telah terbentuk, dan masalah Quds, Masjid Al-Aqsa, hak untuk kembali dan pembebasan tahanan tidak dapat diselesaikan di meja perundingan,".

Ismail Haniyeh dalam pidato pada Selasa (26/4/2022) malam menyinggung urgensi peringatan Hari Quds Internasional yang telah menjadi hari yang abadi, dengan mengatakan,"Hari ini terjadi peristiwa-peristiwa besar yang dipengaruhi oleh kejadian di Quds,".

Pejabat tinggi Hamas ini menyoroti operasi kesyahidan Palestina di Tepi Barat dan wilayah pendudukan, dengan menekankan, "Operasi ini memiliki poin penting yang menekankan bahwa opsi perlawanan adalah pilihan rakyat kita dan opsi strategis untuk meraih kebebasan menunaikan shalat di Masjid Al-Aqsa,”.

"Operasi heroik ini menunjukkan pentingnya Tepi Barat dan perjuangan orang-orang saleh dalam menghadapi rezim Zionis dilakukan sebagai bagian dari keseimbangan kekuatan dalam konflik," ujar Haniyeh.

Haniyeh memandang rezim Zionis melegitimasi keberadaannya dan berencana untuk menghancurkan perjuangan Palestina melalui perjanjian normalisasi.

"Orang-orang Palestina selama beberapa hari terakhir telah menggagalkan plot Israel untuk Masjid Al-Aqsa," tegasnya.

Kepala biro politik Hamas juga mengatakan bahwa langkah musuh yang melewati garis merah dan melakukan kebodohan apapun akan mengubah konflik menjadi pertempuran regional.(PH)