Pertahanan Udara Hamas Reaksi Serangan Udara Rezim Zionis
-
Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Brigade Ezzedine Qassam.
Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Brigade Ezzedine Qassam, mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara Hamas telah aktif untuk menghadapi serangan udara rezim Zionis Israel.
Menurut saluran TV al-Mayadeen, Batalion Ezzeddin Qassam dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (4/11/2022) mengumumkan bahwa jet-jet tempur rezim Zionis menembakkan puluhan rudal dan menjatuhkan bom-bom di pangkalan sayap militer Hamas di pintu masuk kamp al-Maghazi pada Jumat dini hari.
Batalion Ezzeddin Qassam menegaskan, kami akan selalu menjadi ujung tombak pertahanan bangsa dan tanah Palestina dan akan berperang melawan agresi musuh-musuhnya ke titik mana pun di Palestina.
Pesawat-pesawat tempur Israel membombardir pusat-pusat milik pasukan perlawanan di Jalur Gaza dengan menggunakan lebih dari 10 rudal pada Jumat pagi.
Kamp al-Maghazi di pusat Gaza dijatuhi bom oleh jet-jet tempur rezim Zionis, yang menyebabkan listrik di beberapa daerah di pusat Gaza terputus.
Sementara itu, penembakan roket ke wilayah pendudukan dilakukan setelah serangan Zionis di kamp Jenin merenggut nyawa dua pemuda Palestina bernama Farooq Jamil Hassan Salameh dan Mohammed Ziyad Saba'aneh, dan melukai empat lainnya.
Setelah dua anggota pasukannya gugur syahid di Jenin, Gerakan Jihad Islam Palestina menegaskan akan membalas darah para syuhada dari rezim Zionis.
Dua anggota Jihad Islam itu gugur setelah bertempur melawan pasukan Zionis yang berencana menyerang kamp Jenin. (RA)