Hizbullah Sampaikan Solusi Krisis Lebanon
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon memandang pemilihan presiden baru sebagai jalan keluar dari krisis di negara ini.
Para anggota parlemen Lebanon telah mencoba berkali-kali untuk memilih pengganti Michel Aoun setelah masa jabatan enam tahunnya sebagai presiden berakhir. Tetapi mereka selalu gagal yang menimbulkan kekhawatiran tentang intensifikasi krisis politik di Lebanon.
Menurut saluran berita Al Manar pada hari Rabu (1/3/2023), Sheikh Naim Qassem, Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan Lebanon adalah dengan memilih seorang presiden baru sehingga langkah lain dapat diambil untuk membentuk pemerintahan yang dapat melaksanakan program penyelamatan nasional.
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah menunjukkan bahwa Lebanon memiliki kemampuan untuk berdiri dan memperbaiki situasi.
Ia juga menyinggung keinginan beberapa orang yang berpandangan negatif dan berpaling dari pemahaman tentang pemilihan presiden.
"Dersikeras pada posisi demikian meski tidak membuahkan hasil, akan menghambat pemilihan presiden dan menunda proses tersebut," ujar Sheikh Qassem
Ia juga menekankan tidak ada gunanya mengharapkan pihak asing, dan tidak ada cara lain kecuali dialog dan mengurangi kondisi serta mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi.(PH)