Jihad Islam: Israel Berada dalam Kesulitan Besar
-
Serangan Israel ke Jenin
Anggota Biro Politik Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan, rezim Zionis di bawah bayang-bayang muqawama besar dan berkesinambungan rakyat Palestina tidak meraih hasil apa pun dalam serangan terbarunya ke Jenin.
Militer Zionis Senin (3/7/2023) dini hari melancarkan serangan besar-besaran dari darat dan udara ke kota dan Kamp Jenin di utara Tepi Barat. Agresi ini berlanjut hingga Selasa (4/7/2023) sore sampai rezim ini terpaksa mundur dari Kamp Jenin setelah mendapat perlawanan sengit dari pejuang Palestina.
Menurut laporan Koran al-Watan Suriah, Nafez Ezam, anggota Biro Politik Jihad Islam Palestina dalam pidatonya mengungkapkan, pasukan penjajah dengan seluruh fasilitas militer memasuki kota dan Kamp Jenin, tapi hasilnya adalah kekalahan telak mereka, dan mereka tidak berhasil meraih tujuannya. Mereka juga terpaksa mundur dari lokasi setelah kurang dari dua hari agresinya karena perlawanan pasukan muqawama dan rakyat Palestina.
"Israel menghadapi kesulitan besar dalam menghadapi kemajuan rakyat Palestina dan tahu bahwa perlawanannya kuat dan tegas serta memiliki kemauan dan keberanian terlepas dari perbedaan kemampuan dan fasilitas yang sangat besar," papar Nafez Ezam.
Serangan brutal rezim Zionis ke Jenin menuai respon keras dari berbagai lembaga dan negara Islam serta Arab, dan negara-negara ini menilai kejahatan Tel Aviv sebagai pelanggarannyata terhadap hukum internasional, dan mereka menekankan pentingnya komunitas internasional melawannya. (MF)