Perwira Rezim Zionis: Kekuatan Tempur Palestina di Luar Prediksi
Para perwira militer rezim Zionis mengakui besarnya kemampuan tempur pasukan Hamas dalam menghadapi serangan darat tentara Israel ke Gaza.
Surat kabar rezim Zionis, Ma'ariv melaporkan bahwa para perwira militer Israel mengakui bahwa kemampuan tempur pasukan Hamas lebih tinggi dari apa yang mereka lihat dan prediksi sebelumnya.
"Para perwira militer rezim Zionis mengakui bahwa situasi kelompok Palestina di Jalur Gaza saat ini masih jauh dari titik kehancuran, dan kelompok Palestina telah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertempuran darat ini," tulis Maariv kemarin.
"Survei menunjukkan bahwa perlawanan kelompok Palestina semakin intensif seiring dengan meningkatnya kemajuan militer Israel di Gaza," tambah Maariv.
Kemarin, analis militer surat kabar Haaretz, Amos Harel menyinggung bahaya serangan darat di Gaza bagi pasukan Israel, dengan menyatakan bahwa kehadiran peralatan militer Israel yang tak terhitung jumlahnya di Jalur Gaza telah membuat peralatan dan senjata tersebut menjadi sasaran empuk para petempur Palestina.
"Pasukan Palestina di Gaza telah memberikan pukulan telak terhadap tentara Zionis dan masih beraktivitas di terowongan, dan sepertinya mereka tidak akan gagal dan runtuh," kata Harel.
Lilach Shoval, koresponden militer dari surat kabar berbahasa Ibrani, Israel Hayom, juga mengungkapkan bahwa data statistik korban Israel yang diumumkan tidak dapat dipahami dan semakin meluas dalam serangan darat terhadap Gaza.
"Pertempuran semakin sulit, dan jumlah korban jiwa akan terus meningkat." ungkap Shoval.
Pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023, pasukan perlawanan Palestina melancarkan operasi Badai Al-Aqsa dari Gaza terhadap rezim Zionis.
Untuk membalas dan mengkompensasi kekalahannya menghadapi operasi perlawanan Palestina, rezim Zionis membombardir jalur Gaza menargetkan warga sipil daerah ini.
Dukungan Barat terhadap rezim Zionis menjadi lampu hijau bagi Israel untuk melanjutkan pembunuhan brutal terhadap warga sipil Palestina, terutama anak-anak dan perempuan.(PH)