Hamas: Tidak Ada Pertukaran Tahanan Tanpa Akhiri Agresi di Gaza
Anggota senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyatakan selama agresi rezim Zionis di Gaza masih berlanjut, maka tidak ada pembahasan mengenai pertukaran tahanan antara Zionis dan Palestina.
Beberapa media rezim Zionis, termasuk kanal 13 mengklaim ada langkah baru untuk menyepakati pertukaran tahanan.
Menanggapi klaim ini, Osama Hamdan, anggota senior Hamas Selasa (12/12/2023) pagi mengatakan bahwa tujuan pihak Israel mengusung masalah ini di media untuk mengatasi tekanan dalam negeri terhadap kabinet Netanyahu.
Sebelumnya, salah satu anggota biro politik Gerakan Jihad Islam Palestina membantah pemberitaan media Zionis mengenai perundingan terkait pertukaran tahanan, dan menegaskan bahwa segala sesuatu terkait perundingan tahanan akan dilakukan setelah gencatan senjata.
Hal ini terjadi ketika tentara Zionis menggerebek rumah para tahanan yang dibebaskan di kawasan Yabud, yang terletak di barat daya Jenin dan salah satu kawasan kota Al-Bireh di Tepi Barat, pada hari Senin.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengumumkan sedikitnya 18.000 warga Palestina gugur dan lebih dari 49.000 lainnya luka-luka akibat serangan tentara Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober.(PH)