May 09, 2024 21:43 Asia/Jakarta
  • utara Wilayah pendudukan perbatasan Lebanon
    utara Wilayah pendudukan perbatasan Lebanon

Media Rezim Zionis, mengabarkan rencana para pejabat distrik-distrik utara Wilayah pendudukan, untuk memisahkan diri dari Israel, karena kegagalan Tel Aviv, menghadapi serangan Hizbullah Lebanon.

Situs berita Walla, Kamis (9/5/2024) melaporkan, di hari berdirinya Israel, 14 Mei, para pejabat distrik-distrik utara Wilayah pendudukan, akan mengumumkan pemisahan diri dari Israel.
 
Alasan pemisahan diri distrik-distrik utara Wilayah pendudukan, adalah karena ketidakpuasan pemukim Zionis, di wilayah itu atas kinerja Israel, dalam menghadapi perlawanan Lebanon.
 
Menurut Walla, pengumuman pemisahan diri dari Israel, tersebut akan disempurnakan dengan langkah-langkah yang sudah direncanakan sebelumnya.
 
Langkah-langkah itu diambil oleh para pejabat wilayah utara pendudukan setelah Kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengabaikan kondisi keamanan di front utara.
 
Media-media Israel, mengumumkan sekitar 80.000 pemukim Zionis, melarikan diri dari distrik-distrik di utara Wilayah pendudukan, dan sama sekali tidak punya keinginan kembali ke rumah-rumah mereka.
 
Pada saat yang sama Kabinet Netanyahu, selalu menunda-nunda pengesahan anggaran yang sudah dijanjikan untuk memperkuat, dan merekonstruksi distrik-distrik tersebut.
 
Surat kabar Yedioth Ahronoth, mengabarkan, pimpinan puluhan distrik yang sudah dikosongkan di garis depan front utara, sekarang sedang berunding untuk menekan Tel Aviv, supaya mendapatkan solusi krisis di wilayahnya, dan bisa menjauhkan bahaya rudal serta drone Hizbullah. (HS)

Tags