Perkembangan Suriah, Keinginan Erdogan Duduki Damaskus hingga Ekspresi Kepuasan Pejabat Israel
Dalam konferensi pers bersama dengan para menteri luar negeri Republik Islam Iran dan Irak di Bagdad, Menlu Suriah mengatakan bahwa campur tangan asing dalam urusan dalam negeri Suriah telah terungkap sepenuhnya.
Tehran, Parstoday-Pertemuan gabungan para menteri luar negeri Iran, Irak dan Suriah, berita palsu kudeta di Damaskus, keinginan Erdogan untuk menduduki Damaskus oleh kelompok oposisi bersenjata, terbunuhnya 200 pasukan oposisi di Suriah dan kesepakatan tentara Suriah dan pasukan SDF untuk bergerak dalam beberapa sumbu menjadi pilihan perkembangan terkini di Suriah, yang Anda baca dalam laporan ini.
Araghchi: Pesan pertemuan tripartit antara Irak, Suriah dan Iran adalah untuk mendukung pemerintah dan rakyat Suriah
Menteri Luar Negeri Iran, Sayed Abbas Araghchi dalam konferensi pers bersama dengan para menteri luar negeri Suriah dan Irak di Baghdad mengatakan, "Pesan dari pertemuan ini untuk mendukung pemerintah dan rakyat Suriah dalam perang melawan kelompok teroris Takfiri".
Menurut laporan Al-Alam, para menteri luar negeri Republik Islam Iran, Irak dan Suriah pada Jumat malam di akhir pertemuan tripartit mereka di Baghdad, mengeluarkan pernyataan bersama yang menekankan pelestarian kedaulatan dan kemerdekaan Suriah.
Menteri Luar Negeri Suriah Basam Sabbagh mengatakan bahwa campur tangan asing dalam urusan dalam negeri negaranya telah terungkap sepenuhnya.
Keinginan Erdogan untuk menduduki Damaskus oleh teroris
Menurut kantor berita Tasnim, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Jumat menginggung perkembangan di Suriah dan kemajuan kelompok oposisi bersenjata Suriah yang didukung oleh negara ini dan Amerika Serikat di Idlib, Hama, Homs dan tujuannya tentu saja Damaskus. Erdogan mengatakan, "Pihak-pihak oposisi terus melanjutkan perjalanan mereka dan kami berharap jalan ini terus berlanjut tanpa adanya bahaya yang serius".
Jolani: Tujuan kami adalah menggulingkan pemerintah Suriah
Pemimpin kelompok Tahrir al-Sham, dalam percakapan dengan jaringan Amerika CNN, menyatakan bahwa tujuan gerakan teroris baru-baru ini di Suriah adalah untuk menggulingkan pemerintahan negara ini.
Para ahli mengatakan bahwa tujuan wawancara CNN dengan pemimpin Tahrir al-Sham Abu Mohammad al-Jolani adalah untuk meningkatkan citra teroris.
Lavrov: Pendanaan dan persenjataan teroris harus dihentikan
Menurut laporan Al-Alam hari Jumat, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa negaranya berencana untuk berdiskusi dengan Iran dan Turki tentang cara memutus saluran pendanaan dan senjata teroris di Suriah pada pertemuan proses Astana mendatang.
Para menteri luar negeri Rusia, Iran dan Türkiye akan bertemu Sabtu ini di sela-sela KTT Doha dalam rangka proses Astana.
Klaim kelompok oposisi bersenjata tentang kemajuan besar di Suriah selatan
Para teroris mengklaim pada Jumat malam bahwa mereka telah mencapai wilayah luas di Suriah selatan.
Menurut kantor berita Mehr, kelompok oposisi bersenjata di Suriah pada Jumat malam mengklaim bahwa mereka telah menguasai kawasan strategis Tal Al Hara di pinggiran Daraa (selatan Suriah) setelah bentrokan dengan tentara Suriah. Selain itu, beberapa kelompok internal di kota al-Suwayda juga melaporkan bahwa beberapa wilayah militer dan sebuah tank berada di bawah kendali di desa al-Qariya.
Pada saat yang sama, elemen lokal yang berafiliasi dengan kelompok oposisi bersenjata di kota al-Suwayda, Suriah selatan, mengklaim bahwa pasukan mereka telah merebut gedung komando polisi di pusat kota setelah penarikan elemen keamanan dari sana.
Kelompok oposisi bersenjata Suriah juga mengklaim menguasai kota Harak dan Brigade ke-52 di pinggiran timur Daraa.
Rusia mengumumkan kematian 200 milisi oposisi bersenjata di Suriah
Sementara itu; Pusat Koordinasi Rusia mengumumkan pada Jumat malam bahwa tentara Suriah dengan bantuan Angkatan Udara Rusia telah membunuh 200 elemen kelompok oposisi bersenjata di Suriah dalam 24 jam terakhir.
Menurut laporan ini, mereka ini dibunuh di pinggiran provinsi Hama, Idlib dan Aleppo.
Araghchi: Perkembangan terkini di Suriah tidak hanya terjadi di negara ini saja
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan dalam percakapan dengan saluran Irak Al-Sharqiya pada hari Jumat bahwa perkembangan terakhir di Suriah tidak hanya terbatas pada negara ini dan mengatakan bahwa terorisme dan perkembangan di Suriah juga mengancam keamanan Irak.
Aktivis politik Suriah: Bashar Assad berada di Damaskus
Menurut IRNA, aktivis politik dan sosial Suriah Omar Rahmon membantah berita dan rumor tentang kepergian Assad dari Suriah dan menulis di jejaring sosial X dengan melaporkan, "Presiden Bashar Assad berada di Damaskus dan memimpin negara menuju kemenangan yang pasti."
Jumat lalu, Kementerian Penerangan Suriah juga menunjuk pada siaran berita palsu tentang menggagalkan kudeta di Damaskus dan memperingatkan tentang intensifikasi perang psikologis musuh untuk membingungkan pikiran dan jiwa masyarakat serta menekankan perlunya untuk waspada terhadapnya.
Menurut kantor berita Tasnim, Kementerian Penerangan Suriah menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa beberapa media yang bermusuhan hanya menerbitkan berita palsu dan palsu menggunakan photoshop untuk menciptakan kekacauan.
Kesepakatan antara tentara Suriah dan SDF untuk bergerak dalam beberapa arah
Jaringan Al-Mayadeen mengumumkan pada hari Jumat, mengutip sumbernya, bahwa Pasukan Demokratik Suriah (SDF) ditempatkan di beberapa wilayah di provinsi Deir Ezzor (Suriah Timur) berdasarkan perjanjian dengan Tentara Suriah.
Menurut Jaringan Al-Mayadeen, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) akan ditempatkan di jalan Deir Ez-Zor menuju Al-Bukamal di perbatasan Irak, berdasarkan perjanjian ini.
Sumber Jaringan Al-Mayadeen mengumumkan bahwa Pasukan Demokratik Suriah (SDF) belum memasuki kota Deir Ez-Zor, Al-Mayadeen dan Al-Bukamal, dan lembaga pemerintah serta unit polisi ditempatkan di kota-kota tersebut.
PBB: 370.000 warga Suriah mengungsi
Menurut Kantor Berita Mehr pada hari Sabtu, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB mengumumkan bahwa setidaknya 370.000 orang telah mengungsi di Suriah karena meningkatnya konflik di Suriah.
Pejabat Zionis: Berlanjutnya konflik di Suriah adalah demi kepentingan kami
Seorang pejabat Zionis, yang tidak mengungkapkan identitasnya, mengakui dalam percakapan dengan The Times of Israel bahwa kepentingan rezim Zionis adalah untuk meningkatkan dan melanjutkan konflik yang sedang terjadi di Suriah.
Tel Aviv bersiaga menyusul perkembangan di Suriah; Ribuan tentara Zionis dikirim ke Golan yang diduduki
Pada saat yang sama, Channel 14 TV rezim Zionis melaporkan bahwa Israel berada pada tingkat kewaspadaan tertinggi akibat perkembangan di Suriah.
Dalam lanjutan laporan ini disebutkan bahwa kabinet perang rezim Zionis mengadakan pertemuan sebanyak tiga kali dalam tiga hari mengenai perkembangan di Suriah.
Sebuah situs berita Zionis juga memberitakan bahwa ribuan tentara Zionis segera dikirim ke Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki sesuai perintah nomor delapan (kasus darurat).