Update Dinamika Suriah, Pejabat Israel Kontak Langsung Tahrir al-Sham
Suriah telah mengalami perubahan besar dalam 24 jam terakhir yang kami sajikan dalam update terbaru peristiwa yang terjadi di negara ini.
-
Surat kabar Al Watan, Suriah melaporkan, kelompok-kelompok bersenjata setelah memasuki Damaskus, ibu kota Suriah, mengumumkan pemerintahan darurat militer, dan menerapkan jam malam mulai pukul 16 hingga 5 dinihari waktu setempat.
-
Kemlu Iran, Minggu (8/12/2024) dalam pernyataannya mengatakan, dengan memperhatikan perkembangan terbaru di Suriah, Kemlu Iran, mengingatkan sikap asasi Iran, terkait penghormatan atas persatuan, kedaulatan nasional, dan integritas teritorial Suriah. Kemlu Iran, menegaskan bahwa penentuan nasib dan pengambilan keputusan terkait masa depan Suriah, ada di tangan rakyat negara ini tanpa intervensi destruktif atau pemaksaan pihak asing.
-
Stasiun televisi Alalam: Angkatan Bersenjata Rezim Zionis, mengumumkan Dataran Tinggi Golan yang diduduki, sebagai zona militer tertutup.
-
IRIB mengabarkan, Mohammed Ghazi Al Jalali, Perdana Menteri Suriah, mendesak penyelenggaraan pemilu bebas di Suriah.
-
Wartawan Lembaga Penyiaran Nasional Republik Islam Iran, IRIB, di Suriah, mengatakan, kelompok bersenjata yang menguasai Suriah, mengumumkan bahwa serangan ke Kedubes Iran, di Damaskus, tidak ada kaitannya dengan mereka.
-
Kantor berita Irak, INA: Yahya Rasool, Jubir Staf Komando Angkatan Bersenjata Irak mengatakan, situasi di perbatasan Irak dan Suriah, berada di bawah kendali pasukan Irak, dan militer bersama Hashd Al Shaabi, serta penjaga perbatasan, masih berada di lokasi.
-
Reuters mengutip dua sumber Suriah mengklaim, kemungkinan besar Presiden Suriah Bashar Assad, tewas dalam kecelakaan udara.
- Sumber berita Zionis melaporkan bahwa kabinet Israel telah memerintahkan para menterinya untuk tidak mengomentari perkembangan di Suriah.
- Al-Alam melaporkan, Presiden terpilih AS, Donald Trump menulis dalam sebuah pesan sebagai tanggapan terhadap perkembangan di Suriah dengan mengatakan bahwa Amerika tidak boleh melakukan apa pun terhadap peristiwa yang terjadi di Suriah dan konflik yang terjadi di Suriah saat ini tidak ada hubungannya dengan Amerika.
- Al-Mayadeen mengumumkan dalam sebuah laporan bahwa Anwar Gargash, Penasihat Urusan Diplomatik Presiden Uni Emirat Arab menanggapi perkembangan di Suriah dengan mengatakan, "Partai-partai non-pemerintah tidak boleh menyalahgunakan kekosongan politik, dan pertahanan dan institusi militer tidak boleh berada di bawah kendali kelompok bersenjata".
- Al-Alam melaporkan, Perdana Menteri Suriah membantah informasi tentang lokasi Bashar al-Assad dan Ali Mahmoud Abbas, Menteri Pertahanan Suriah yang keluar dari negaranya.
- Kanal 11 rezim Zionis mengumumkan bahwa dalam sebuah wawancara dengan anggota kelompok Tahrir al-Sham mengenai sikap mereka terhadap Israel. Dalam video yang dipublikasikan, anggota kelompok Tahrir al-Sham ini berkata kepada pejabat Zionis, “Tetangga dan teman-teman baik dari Israel! Tidak akan ada yang ekstrem. Kami berbagi semangat ini. Kami meminta Israel untuk datang ke Suriah dan berinvestasi di sana.”
- Situs berita Zionis Walla menulis bahwa Tel Aviv memiliki kontak langsung dan mediasi dengan banyak kelompok di Suriah, termasuk kelompok bersenjata Tahrir al-Sham.
- Dalam pernyataan yang disiarkan televisi, kelompok bersenjata di Suriah mengumumkan pembebasan seluruh tahanan di negara tersebut.
- Pesawat-pesawat tempur rezim Zionis membombardir pinggiran kota Quneitra di Suriah selatan.
- Sumber berita rezim Zionis mengumumkan bahwa tentara rezim ini menyerang gudang senjata di Golan.
- Radio Israel mengklaim bahwa tentara Israel sedang menggali parit yang dalam di sepanjang garis perbatasan dan garis gencatan senjata dengan Suriah.
- Media Zionis memberitakan kedatangan tank-tank militer Israel di Quneitra di Dataran Tinggi Golan.
- Radio Tentara Zionis mengumumkan bahwa tentara Israel memulai operasi militernya di zona penyangga di Quneitra, Suriah, dekat perbatasan.
- Situs web Al-Nashrah melaporkan bahwa oposisi Suriah mengumumkan pembebasan lebih dari 3.500 tahanan dari penjara militer di Homs.
- Kelompok bersenjata memasuki istana kepresidenan Suriah di Damaskus.
- Komandan kelompok Tahrir al-Sham mengumumkan bahwa lembaga-lembaga publik Suriah akan tetap berada di bawah pengawasan perdana menteri sampai serah terima resmi.
- Setelah mengumumkan jatuhnya pemerintahan negara ini oleh pihak oposisi, Perdana Menteri Suriah Mohammad Al-Jalali mengatakan, "Kami di Dewan Menteri memikirkan setiap warga negara Suriah yang khawatir tentang masa depan dan keputusan negara ini. Saya memohon warga negara untuk tidak merusak fasilitas umum dan pemerintah, dan siap bekerja sama dengan siapa pun yang dipilih rakyat Suriah".
- Iran, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Mesir, Irak, Turki dan Rusia mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan krisis ini adalah “perkembangan yang berbahaya” dan menyerukan solusi politik.
- Oposisi bersenjata Suriah mengatakan bahwa mereka telah merebut Damaskus, ibu kota negara ini, dan Presiden Bashar al-Assad telah meninggalkan negara ini. Pengumuman itu disampaikan setelah pemberontak merebut kota Homs dalam serangan kilat beberapa jam sebelumnya.(PH)