Prakarsa Baru PBB dan Reaksi Yaman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i24598-prakarsa_baru_pbb_dan_reaksi_yaman
Kongres Nasional Yaman mengumumkan bahwa pandangan-pandangan Ismail Ould Cheikh Ahmed, Utusan Khusus PBB untuk Yaman terkait upaya untuk mengakhiri agresi 19 bulan Arab Saudi ke negara tetangganya secara umum belum sempurna dan banyak memiliki cacat, namun prakarsa ini dapat menjadi dasar bagi dimulainya dialog di masa mendatang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 31, 2016 15:46 Asia/Jakarta
  • Prakarsa Baru PBB dan Reaksi Yaman

Kongres Nasional Yaman mengumumkan bahwa pandangan-pandangan Ismail Ould Cheikh Ahmed, Utusan Khusus PBB untuk Yaman terkait upaya untuk mengakhiri agresi 19 bulan Arab Saudi ke negara tetangganya secara umum belum sempurna dan banyak memiliki cacat, namun prakarsa ini dapat menjadi dasar bagi dimulainya dialog di masa mendatang.

Dalam pernyataan pada Minggu, 30 Oktober 2016, Kongres Nasional Yaman menegaskan, usulan dan ide yang disampaikan Cheikh Ahmed dengan semua perincian dan pengaturan waktunya hanya mencakup pandangan salah satu pihak.

 

Disebutkan pula bahwa prakarsa Utusan Khusus PBB untuk Yaman tidak mencakup aspek mendasar dan utama untuk menyelesaikan krisis Yaman terutama untuk menghentikan sepenuhnya perang dan mencabut blokade terhadap negara ini, namun meski banyak cacatnya, langkah tersebut merupakan tindakan positif yang harus dibahas dan dievaluasi.

 

Meskipun perincian prakarsa perdamaian baru yang diusulkan PBB untuk mengakhiri konflik Yaman hingga sekarang belum dipublikasikan, namun sumber-sumber terpercaya menyebutkan bahwa prakarsa ini menuntut pihak-pihak yang bertikai untuk sepakat tentang pemilihan wakil baru Presiden Yaman setelah penarikan pasukan rakyat Ansarullah dari kota Sanaa dan kota-kota lainnya serta penyerahan senjata-senjata berat mereka ke pihak ketiga.

 

Dari prakarsa baru Utusan Khusus PBB untuk Yaman dapat dipahami bahwa prakarsa tersebut sebagian besarnya adalah sepihak dan dirancang selaras dengan tujuan-tujuan Arab Saudi dan kaki tangannya di Yaman, yaitu pasukan Mansur Hadi, Presiden Yaman yang telah mengundurkan diri.

 

Pada dasarnya, prakarsa tersebut merupakan upaya untuk menyediakan peluang bagi pasukan bayaran Arab Saudi untuk menguasai beberapa wilayah penting yang saat ini dikontrol oleh pasukan rakyat Yaman pimpinan Ansarullah.

 

Kemenangan Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah di berbagai medan melawan pasukan bayaran Arab Saudi dan perlawanan gigih rakyat negara ini melawan serangan pasukan agresor, bahkan jawaban telak mereka terhadap pasukan Arab Saudi telah membuat rezim Al Saud frustasi.

 

Kondisi seperti itu telah membuat Arab Saudi dan para pendukungnya menyalahgunakan upaya internasional untuk menyelesaikan krisis Yaman melalui kanal-kanal politik demi mempertahankan dominasinya di Yaman.

 

Arab Saudi dan pendukungnya menciptakan atmosfir yang menyebabkan prakarsa Utusan Khusus PBB untuk Yaman menjadi tidak seimbang dan tidak komprehensif.

 

Hal itu telah memaksa Yaman untuk mengambil posisinya dan menegaskan bahwa prakarsa baru PBB tersebut memiliki kekurangan mendasar dan harus dipertimbangkan perubahannya.

 

Kelompok-kelompok Yaman selalu menegaskan solusi politik yang komprehensif untuk menyelesaikan krisis di negara ini. Namun hingga sekarang prakarsa yang ditawarkan PBB terkait dengan Yaman tidak memiliki komponen yang cukup untuk menyelesaikan krisis tersebut.

 

Sayangnya, solusi politik yang ditawarkan Utusan Khusus PBB untuk Yaman dan usulan mengenai gencatan senjata tidak memperhatikan hal-hal mendasar seperti penghentian serangan Arab Saudi dan diakhirinya blokade terhadap Yaman. Hal ini lah yang menyebabkan gencatan senjata di Yaman gagal akibat berlanjutnya serangan militer Arab Saudi. Kondisi ini tentunya tidak memberikan peluang untuk memajukan solusi politik yang telah diupayakan.

 

Kongres Nasional Yaman selalu sejalan dengan upaya dan prakarsa internasional untuk menyelesaikan krisis di negara ini, namun pada saat yang sama lembaga ini menegaskan pertimbangannya terhadap solusi yang ditawarkan guna mencegah segala bentuk penyalahgunaan Arab Saudi dan pendukungnya atas prakarsa itu. (RA)