Suriah: Anasir Bersenjata di Aleppo Hanya Punya Tiga Pilihan
Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Moallem mengatakan, orang-orang bersenjata di timur Aleppo hanya punya tiga pilihan; menyerah, keluar dari daerah itu atau mati.
Ia mengungkapkan hal itu ketika menjawab pertanyaan para wartawan Inggris yang berkunjung ke Damaskus, seperti dikutip kantor berita IRIB, Rabu (2/11/2016).
"Presiden Bashar al-Assad dipilih oleh rakyat Suriah, bukan oleh Presiden AS atau orang lain. Jika rakyat Suriah menganggap Assad sudah tidak cocok, mereka akan memberikan suaranya," tegas al-Moallem.
Sejak enam tahun lalu, AS dan beberapa negara Eropa dan Arab berusaha untuk menggulingkan pemerintahan Assad dengan mempersenjatai kelompok-kelompok teroris. Mereka saat ini sedang berupaya untuk mencegah kekalahan teroris di Aleppo.
Barat berkali-kali mendesak Suriah dan Rusia untuk menghentikan operasi kontra-teroris di Aleppo. Desakan ini mengindikasikan pendekatan standar ganda Barat dalam memerangi terorisme. (RM)