Aktivis Palestina: Saudi Ingin Perkenalkan Iran sebagai Musuh Islam
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40016-aktivis_palestina_saudi_ingin_perkenalkan_iran_sebagai_musuh_islam
Wakil Sekretaris Jenderal Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina mengatakan, rezim Arab Saudi berusaha memperkenalkan Republik Islam Iran sebagai musuh bangsa Arab dan Islam untuk menggantikannya.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jun 24, 2017 15:08 Asia/Jakarta
  • RII dan Arab Saudi.
    RII dan Arab Saudi.

Wakil Sekretaris Jenderal Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina mengatakan, rezim Arab Saudi berusaha memperkenalkan Republik Islam Iran sebagai musuh bangsa Arab dan Islam untuk menggantikannya.

Abu Ahmed Fouad mengatakan hal itu dalam wawancara dengan jaringan televisi al-Mayadeen baru-baru ini. Ia menambahkan, konspirasi Arab Saudi untuk memperkenalkan Iran sebagai musuh di kawasan akan gagal.

"Bangsa-bangsa Arab dan umat Islam menilai rezim Zionis (Israel) sebagai musuh utama mereka di kawasan," ujarnya.

Abu Ahmed Fouad lebih lanjut menyinggung pawai luas untuk memperingati hari Quds Sedunia di Iran, Lebanon, Suriah, Mauritania, Bahrain dan Palestina.

Ia menuturkan, pasca pembebasan penuh Suriah, akan tercipta transformasi di poros Muqawama dan perlawanan luas terhadap rezim Zionis.

Di bagian lain statemennya, Wakil Sekjen Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina menegaskan, rakyat Yaman meskipun menghadapi berbagai persoalan berat akibat agresi militer, namun mereka tetap menggelar pawai ratusan ribu orang untuk mengumumkan dukungannya kepada rakyat Palestina.

Hari Quds Sedunia tahun ini jatuh pada tanggal 23 Juni 2017 atau 28 Ramadhan 1438 H. Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadahan ditetapkan oleh Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran sebagai Hari Quds Sedunia. Penetapan ini sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis Israel.

Penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia menegaskan bahwa bangsa Palestina tidak sendirian dalam menghadapi rezim Zionis yang didukung oleh kekuatan Barat, terutama AS. Tetapi bangsa-bangsa Muslim dan publik dunia hadir bersama mereka mendukung pembebasan Baitul Maqdis dari pengaruh Israel dan sekutunya.

Instruksi langsung Imam Khomeini mengenai penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia pada awal Agustus 1979 tidak hanya terbatas pada lingkup Iran saja. Sebab, kini peringatan Hari Quds Sedunia ini dilakukan setiap tahun oleh berbagai negara dunia dengan tingkat resonansi yang semakin bergema setiap tahunnya. (RA)