Penjara-penjara Israel Dijaga Ketat
-
Tawanan Palestina
Kantor urusan penjara rezim Zionis Israel melaporkan bahwa penjara di rezim ini dalam kondisi siaga penuh menyusul pengumuman larangan keluarga anggota Hamas bertemu dengan anak-anak mereka di penjara dan akibat ketakutan meletusnya kerusuhan di penjara-penjara tersebut.
Israel baru-baru ini melarang keluarga tawanan anggota Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) bertemu dengan anak-anak mereka di penjara rezim ilegal ini.
Menurut laporan IRNA, Raft Hamdanieh, direktur pusat kajian tawanan Palestina mengatakan, langkah Israel mencegah pertemuan keluarga anggota Hamas dengan anak-anak mereka adalah tindakan ilegal dan bertentangan dengan ketentuan internasional serta dapat memicu kerusuhan di penjara.
Hamdanieh meminta media, lembaga hukum dan kemanusiaan di Palestina dan dunia mencegah langkah ini dan menekan rezim Zionis Israel.
Sebelumnya, 1800 tawanan Palestina melakukan mogok makan selama 41 sejak 17 April 2017 sebagai protes atas kondisi buruk penjara Israel dan kebijakan agresif Tel Aviv anti tawanan. (MF)