Referendum, Bukan Pemisahan Kurdistan dari Irak
-
Bendera Kurdistan Irak
Wakil wilayah Kurdistan Irak di Iran mengatakan, Tujuan penyelenggaraan referendum Kurdistan, bukan untuk memisahkan diri dari Irak.
Televisi Almayadeen Lebanon melaporkan, Nadim Dabagh, wakil Kurdistan Irak di Iran, mengatakan, Kurdi Irak lebih memilih menjadi bagian dari negaranya, dan memutuskan tidak akan berpisah dari Irak.
Wakil Kurdistan Irak di Iran menuding pemerintah Baghdad tidak memenuhi janjinya.
Kurdistan Irak melakukan referendum sebanyak dua kali di tahun 1917 dan 2005, dengan hasil memilih menjadi bagian dari Irak dan berkomitmen terhadap undang-undang dasar negara Arab itu.
Meskipun mendapat penentangan keras dari dalam Kurdistan sendiri, Masoud Barzani, kepala pemerintahan otonomi Kurdistan menyerukan orang-orang Kurdi untuk mengikuti pemungutan suara dalam referendum independensi Kurdistan dari pemerintahan federal Irak yang akan digelar 25 September 2017.