Etnis Turkeman Menentang Referendum Kurdistan Irak
-
Masoud Barzani
Etnis Turkeman Irak menentang segala bentuk disintegrasi dan pelaksanaan referendum kemerdekaan wilayah otonomi Kurdistan dari pemerintah pusat Baghdad.
IRNA melaporkan, Hajran Kazanji, wakil Turkeman Irak di parlemen negara ini, pada Rabu (19/7/2017) dalam konferensi pers di Ankara mengatakan, "Ketika referendum kemerdekaan untuk wilayah otonomi Kurdistan Irak digelar, maka etnis Arab dan Turkeman juga akan menuntut referendum."
Hajran Kazanji menekankan, jika api perselisihan Syiah dan Sunni berkobar di kawasan, maka tidak akan ada pihak yang mampu mengontrolnya dan dalam kondisi seperti ini, persatuan dan solidaritas Irak sangat penting.
Partai-partai dari wilayah otonomi Kurdistan Irak, pada 7 Juni 2017 dalam sebuah sidang yang dihadiri oleh Masoud Barzani, ketua wilayah otonomi Kurdistan, merencanakan pelaksanaan referendum kemerdekaan dari Irak pada 25 September 2017.(MZ)