PM Irak Minta Kalangan Politik Hapus Slogan Sektarian
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i41590-pm_irak_minta_kalangan_politik_hapus_slogan_sektarian
Perdana Menteri Irak meminta publik dan gerakan-gerakan politik di negaranya untuk berpegang teguh pada persatuan dan menghapus slogan-slogan sektarian yang menimbulkan perpecahan dan menyebabkan kekerasan.
(last modified 2026-02-13T17:18:09+00:00 )
Jul 25, 2017 06:09 Asia/Jakarta
  • Haider al-Abadi, PM Irak
    Haider al-Abadi, PM Irak

Perdana Menteri Irak meminta publik dan gerakan-gerakan politik di negaranya untuk berpegang teguh pada persatuan dan menghapus slogan-slogan sektarian yang menimbulkan perpecahan dan menyebabkan kekerasan.

Haider al-Abadi mengungkapkan hal itu dalam acara perayaan pekan kemenangan atas pembebasan kota Mosul dari pendudukan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) yang digelar oleh Partai al-Da'wah Islami Irak, Senin (24/7/2017) sore.

Seperti dilansir IRNA, PM Irak meminta gerakan-gerakan politik di negara ini untuk berpartisipasi secara terhormat dalam persaingan pemilu mendatang yang rencananya akan diselenggarakan pada bulan Maret 2018.

Di bagian lain dalam pidatonya, al-Abadi menyinggung pengorbanan pasukan Irak dan keluarga mereka dalam perang melawan terorisme.

"Irak tidak akan pernah mengabaikan hak mereka yang telah berkorban dalam perang melawan teroris," tegasnya.

PM Irak juga mereaksi sejumlah laporan internasional tentang korban sipil dan isu terkait operasi pembebasan Mosul. Ia meminta lembaga-lembaga internasional itu untuk mengumpulkan informasinya dari sumber-sumber yang terpercaya.

Al-Abadi menyatakan berlepas tangan dari apa yang disebut sebagai "para pelanggar hak-hak warga" dan menegaskan bahwa mereka yang keluar dari kerangka hukum dan melanggar hak-hak warga adalah bukan dari kita.

PM Irak mengumumkan pembebasan penuh kota Mosul dari pendudukan Daesh pada tanggal 10 Juli 2017. (RA)