Hizbullah: Pematahan Blokade Masjid al-Aqsa, Sebuah Kemenangan Besar
-
warga Palestina
Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) menilai menyerahnya rezim Zionis Israel terhadap keinginan dan tekad rakyat Palestina, dan diakhirinya langkah-langkah keamanan ketat di Masjid al-Aqsa oleh rezim ini sebagai hasil dari Muqawama (perlawanan) dan sebuah kemenangan besar.
Seperti dilansir IRNA, Hizbullah Lebanon menyatakan hal itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (27/7/2017).
Hizbullah menegaskan, tujuan tindakan represif terbaru di al-Quds oleh rezim Zionis dan pemasangan gate-gate pemeriksaan di pintu-pintu masuk Masjid al-Aqsa adalah untuk mendominasi simbol Islam ini dan menjauhkannya dari bangsa Arab dan umat Islam.
Disebutkan pula bahwa langkah rezim Zionis yang mengakhiri blokade Masjid al-Aqsa menunjukkan bahwa Muqawama dan penentangan terhadap musuh serta ketidakpatuhan kepada organisasi-organisasi yang mengejar penyerahan diri rakyat Palestina merupakan opsi tunggal untuk merealisasikan kemenangan dan membebaskan bumi Palestina serta mengembalikan tempat-tempat suci Islam.
Sementara itu, sumber-sumber Palestina menyebutkan bahwa rezim Zionis telah mencabut pagar-pagar dan penghalang keamanan di pintu gerbang al-Asbat dan sekitar Masjid al-Aqsa.
Ribuan warga Palestina meneriakkan kalimat Takbir dan masuk ke Masjid al-Aqsa pada hari Kamis. Peristiwa ini terjadi setelah rezim Zionis mencabut penghalang dan gate-gate keamanan di pintu-pintu masuk Masjid al-Aqsa yang selama dua pekan ini dipasang di sana. (RA)