Menlu Qatar: Doha Tidak Akan Keluar dari P-GCC
-
Menlu Qatar Mohammad bin Abdulrahman Al Thani
Menteri Luar Negeri Qatar, Mohammad bin Abdulrahman Al Thani menekankan komitmen negaranya menjaga keamanan Teluk Persia dan Doha tidak berencana keluar dari Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC).
FNA mengutip koran al-Sharq cetakan Qatar menulis, Mohammad bin Abdulrahman Al Thani Kamis (28/9) di depan wartawan mengatakan negaranya komitmen menjaga keamanan Teluk Persia, meski negara-negara yang memblokade Qatar telah melanggar prinsip dasar P-GCC.
"Ada kebutuhan reformasi di tubuh P-GCC demi menghormati kedaulatan negara-negara anggota dan menghindari kebijakan dikte kepada negara lain," papar Al Thani.
Kepala diplomasi Qatar juga menekankan kesiapan Doha berunding tanpa pra syarat demi membahas tuntutan negara-negara yang memblokade Qatar tanpa merusak kedaulatan negara ini.
"13 tuntutan Arab Saudi Cs tidak dapat diterima," tegas Mohammad bin Abdulrahman Al Thani.
Ia menambahkan, pertama-tama blokade terhadap Qatar harus dicabut.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar sejak 5 Juni 2017 dan menutup perbatasan darat, udara dan lautnya dengan Doha.
Empat negara Arab ini menuding Qatar tidak mengiringi arus Arab yang dipimpin oleh Riyadh. (MF)