Dubes Suriah: Kebijakan Saudi Rusak Citra Arab dan Umat Islam
-
Bashar al-Jaafari, Dubes Suriah untuk PBB.
Duta Besar Suriah untuk PBB mengatakan, Arab Saudi sedang melangkah di jalur dukungan kepada terorisme dan merusak citra Arab dan umat Islam.
Bashar al-Jaafari mengatakan hal itu dalam pernyataannya pada Selasa (14/11/2017) malam. Ia menambahkan, keluarga Al Saud menerapkan kebijakan dan berbagai cara kotor untuk meningkatkan posisinya.
Menurutnya, pemerintahan-pemerintahan diktator di berbagai forum internasional tidak memiliki hak untuk berbicara.
"Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi dibentuk untuk mendukung terorisme dan menumpahkan darah manusia," ujarnya.
Dubes Suriah untuk PBB lebih lanjut menyinggung dukungan Turki kepada kelompok-kelompok teroris yang aktif di negaranya.
"Peran Turki dalam mengirimkan teroris dan membuka berbagai perbatasannya untuk ribuan teroris sangat jelas," imbuhnya.
Di bagian lain pernyataannya, al-Jaafari menyinggung berbagai kemenangan terbaru militer Suriah dalam menumpas kelompok-kelompok teroris.
"Rakyat Suriah yang mewakili semua negara telah berdiri untuk melawan teroris dan membuktikan kepahlawanan mereka," pungkasnya.
Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, AS dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Namun perjuangan rakyat dan militer Suriah serta bantuan poros Muqawama berhasil memukul kelompok-kelompok teroris. (RA)