Lebanon: Al Quds Milik Umat Muslim
-
Al Quds
Hassan Fadlallah, anggota parlemen Lebanon mengatakan, al-Quds milik umat Muslim.
Menurut laporan IRIB, Hassan Fadlallah Ahad (31/12) saat menyikapi keputusan Presiden AS Donald Trump memindahkan kedubes negara ini dari Tel Aviv ke al-Quds mengatakan, keputusan Amerika ini dimaksudkan untuk membantu Israel mensukseskan program Yahudisasi al-Quds.
Anggota parlemen Lebanon tersebut menambahkan, Israel menduduki kota al-Quds dan tak segan-segan menginjak-injak seluruh perjanjian, resolusi internasional dan konsensus dunia. Tujuan pendudukan Baitul Maqdis adalah Yahudisasi kota suci ini.
Fadlallah di bagian lain statemennya mengatakan, pejuang muqawama Lebanon memasuki Suriah untuk melawan kelompok teroris dan tujuan mereka adalah menjaga Lebanon dan al-Quds sehingga Palestina tidak lepas serta Lebanon tidak jatuh ke tangan kelompok Takfiri.
"Pejuang muqawama saat melawan musuh Takfiri sejatinya tengah menjaga Lebanon dan Beirut sendiri dengan mengorbankan pasukan muqawama dan menjinakkan rencana teroris Takfiri-Israel di Suriah telah membantu proses pemusnahan kelompok teroris di negara ini," papar Hasan Fadlullah.
Sementara itu, Sheikh Naim Qassem, deputi sekjen Hizbullah Lebanon sebelumnya menekankan, selama ancaman dan bahaya Zionis ada, pasukan muqawama akan tetap ditempatkan di Suriah dan selama perang melawan teroris akan tetap berlanjut hingga kekalahan total proyek Takfiri-Zionis dan Amerika serta pulihnya keamanan di Suriah. (MF)