Palestina Tuntut PBB Selidiki Kejahatan Israel
-
Dubes Palestina untuk PBB Riyad Mansour
Duta besar Palestina untuk PBB menuntut kembali lembaga internasional ini untuk menyelidiki secara transparan dan independen atas kejahatan rezim Zionis Israel di Jalur Gaza.
Riyad Mansour menyampaikan tuntutannya itu dalam sebuah pernyataan terbaru seperti dilansir IRIB, Jumat (20/4/2018).
Dia menyinggung perilaku brutal pasukan rezim Zionis terhadap peserta Pawai Akbar Hak untuk Kembali yang digelar di perbatasan Gaza.
"Kebungkaman masyarakat internasional atas kasus ini tidak dapat diterima," pungkasnya.
Juru bicara Otoritas Palestina Nabil Abu Rudeinah pada Jumat malam juga mereaksi kejahatan Israel di Gaza.
"Kami akan menggunakan kembali Dewan Keamanan PBB untuk menarik dukungan dunia kepada rakyat Palestia," ujarnya.
Sementara itu, juru bicara Kementerian Kesehatan Palastina di Gaza Ashraf al-Qudra pada Jumat malam mengatakan, empat warga Palestina gugur syahid dan 645 lainnya terluka di Jumat keempat Pawai Akbar Hak untuk Kembali Palestina.
Pawai Damai Hak untuk Pulang Palestina yang menandai Hari Bumi dimulai pada tanggal 30 Maret 2018. Disebutkan bahwa hingga sekarang, lebih dari 34 peserta pawai gugur syahid tertembus peluru pasukan keamanan rezim Zionis Israel dan lebih dari 4.000 lainnya terluka.
Pawai warga Palestina menandapi Hari Bumi mengingatkan keputusan rezim Zionis untuk menyita tanah rakyat Palestina pada 30 Maret 1976. Pawai ini diperingati setiap tahun. (RA)