Saudi Perketetat Pengamanan Istana Raja
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i55528-saudi_perketetat_pengamanan_istana_raja
Menyusul insiden penembakan di dekat istana raja Arab Saudi di Riyadh, Departemen Dalam Negeri negara ini mengkonfirmasikan pembatasan baru di negara petro dolar tersebut.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 23, 2018 06:10 Asia/Jakarta
  • Bendera Arab Saudi
    Bendera Arab Saudi

Menyusul insiden penembakan di dekat istana raja Arab Saudi di Riyadh, Departemen Dalam Negeri negara ini mengkonfirmasikan pembatasan baru di negara petro dolar tersebut.

Sejumlah sumber hari Sabtu (21/4) malam seraya merilis rekaman video mengkonfirmasikan ledakan dan penembakan di dekat istana raja Arab Saudi di Riyadh.

 

Laman elnashra Lebanon menulis, Departemen Dalam Negeri Saudi hari Ahad (22/4) mengumumkan, mereka yang ingin menggunakan drone seperti ini harus memiliki ijin yang diperlukan.

 

Bersamaan dengan itu, Mujtahid, salah satu aktivis Arab Saudi di akun twitternya menulis, insiden drone yang dikabarkan media pemerintah Riyadh palsu.

Image Caption

 

Ghanem al-Dosari salah satu oposisi pemerintah Saudi di akun twitternya menulis, Pangeran Mohammad bin Salman, putra mahkota Arab Saudi dengan menebar insiden drone, berusaha mencitrakan kepada media Barat bahwa aksi penembakan tersebut untuk melawan pesawat dan tidak ada yang berusaha melakukan kudeta terhadap dirinya.

 

Sejumlah media yang berafiliasi dengan kubu oposisi Saudi juga menyatakan, insiden penembakan di dekat istana raja rab Saudi berkaitan dengan seorang perwira senior angkatan darat negara ini yang memiliki potensi besar untuk melancarkan kudeta dan membunuh raja beserta putra mahkota Arab Saudi. (MF)