Mufti al-Quds Serukan Rakyat Palestina Ikut Unjuk Rasa Besok
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i56762-mufti_al_quds_serukan_rakyat_palestina_ikut_unjuk_rasa_besok
Mufti al-Quds, Sheikh Mohammad Hussein meyerukan partisipasi luas rakyat Palestina dalam unjuk rasa damai pada hari Senin, 14 Mei 2018 untuk memprotes berbagai kejahatan dan langkah rezim Zionis Israel serta pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke al-Quds.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 13, 2018 15:12 Asia/Jakarta
  • Mufti al-Quds, Sheikh Mohammad Hussein
    Mufti al-Quds, Sheikh Mohammad Hussein

Mufti al-Quds, Sheikh Mohammad Hussein meyerukan partisipasi luas rakyat Palestina dalam unjuk rasa damai pada hari Senin, 14 Mei 2018 untuk memprotes berbagai kejahatan dan langkah rezim Zionis Israel serta pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke al-Quds.

Sheikh dalam sebuah pernyataan, menegaskan bahwa konspirasi penjajah Zionis di berbagai wilayah Palestina terutama di kota al-Quds tertolak.

 

"Tujuan rezim Zionis melakukan langkah-langkah ekstrim dan diskriminatif terhadap rakyat Palestina adalah untuk memaksakan status baru terhadap al-Quds yang diduduki, namun rakyat Palestina tidak akan pernah membiarkan tujuan-tujuan itu terwujud," kata Sheikh Mohammad seperti dilansir Paltoday, Minggu (13/5/2018).

 

Mufti al-Quds meminta berbagai lapisan masyarakat Palestinan untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa memprotes pemindahan Kedubes AS ke al-Quds dan mengecam penjajahan dan tindakan ekstrem rezim Zionis di hari ulang tahun ke-70 pendudukan Palestina, yang dikenal dengan Hari Nakba.

 

Di bagian lain pernyataannya, Sheikh Mohammad menyinggung pelarangan adzan di kota al-Quds di hari acara pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke al-Quds.

 

"Pelarangan adzan bukan hanya sebuah agresi terhadap Masjid al-Aqsa, namun juga agresi terorganisir terhadap semua nilai Islam dan Kristen, di mana tindakan ini dari sisi semua hukum agama dan internasional adalah dikecam," pungkasnya.

 

Menurut media Zionis, polisi Israel akan menghalangi pelantunan adzan di masjid-masjid di al-Quds bersamaan dengan pembukaan Kedubes AS di kota ini.

 

Berdasarkan keputusan Presiden AS Donald Trump, Kedubes negara ini akan dipindahkan dari Tel Aviv ke al-Quds pada tanggal 14 Mei 2018. (RA)