Koalisi Saudi Bantah Laporan PBB Mengenai Pembunuhan Anak Yaman
-
Turki al-Maliki
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi dalam agresi militer ke Yaman Kolonel Turki al-Maliki membantah laporan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengenai pembantain anak-anak Yaman oleh pasukan koalisi.
Seperti dilansir Alalam, al-Maliki mengatakan, laporan Guterres mengenai pembunuhan anak-anak Yaman dalam serangan militer koalisi ke negara itu adalah beberapa jenis data yang diberikan dan dikaitkan kepada koalisi.
Dia mengklaim bahwa informasi PBB adalah keliru dan disusun oleh sebuah kelompok lokal, di mana kelompok itu tidak mempunyai informasi akurat dan menyerahkan laporan kepada pejabat PBB. Dalam hal ini, lanjutnya, tidak ada bukti atau dokumen apapun seperti tempat dan waktu dalam laporan tersebut.
Sebelumnya, Sekjen PBB dalam laporannya, menyinggung tewas dan cacatnya lebih dari 600 anak Yaman akibat serangan udara pasukan Arab Saudi dan sekutunya.
PBB untuk kedua kalinya memasukkan Arab Saudi dalam daftar hitam pelanggar konvensi hak-hak anak. Laporan PBB ini juga bisa digunakan untuk menuntut secara hukum terhadap Arab Saudi dan sekutunya di Pengadilan Kriminal Internasional.
یمنی
Di sisi lain, Dewan Eropa menyetujui resolisi mengenai perang di Yaman. Dalam resolusi ini dijelaskan mengenai meluasnya tragedi kemanusiaan akibat serangan militer Arab Saudi ke Yaman dan tutuntan penyelesaian secara politik atas krisis negara ini serta pencapaian gencatan senjata di kota al-Hudaydah untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.
Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.
Invasi militer Saudi dan sekutunya ke Yaman yang setiap harinya diperkirakan menghabiskan dana sebesar 200 juta dolar itu hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 14.000 warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)