Yordania Memulai Transaksi Bisnis dengan Suriah
-
pintu perbatasan Nasib, Suriah
Salah satu pejabat tinggi Kementerian Transportasi Yordania mengabarkan langkah yang dilakukan negaranya untuk memulai transaksi perdagangan dengan Suriah.
Pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya, 6 Juli 2018 lalu, setelah tiga tahun, berhasil membebaskan pintu perbatasan Nassib di tenggara Daraa yang berbatasan dengan Yordania, dari tangan teroris. Pintu perbatasan ini dinilai sangat penting dari sisi keamanan, ekonomi dan kemanusiaan.
Stasiun televisi Alalam (4/8) mengutip TV Russia Today melaporkan, Sekjen Kementerian Transportasi Yordania, Anmar Khasawneh mengatakan, rencananya akan digelar pertemuan dengan pemerintah Suriah untuk mengkaji transpotasi barang lewat perbatasan ini.
Menurut Khasawneh, dimulainya transaksi perdagangan antara Yordania dan Suriah selain dapat menghidupkan kembali banyak sektor bisnis, juga membantu Yordania dalam mengirim barang ke Turki dan Eropa melalui Suriah.
Sebelumnya, seiring dengan pulihnya keamanan di pintu perbatasan Nassib di perbatasan Suriah-Yordania itu, Direktur Komisi Regulasi Transportasi Darat Yordania, Salah Lozi mengumumkan kesiapan Amman untuk memulai transaksi bisnis dengan Damaskus.
Sebelum pecahnya krisis di Suriah, pintu perbatasan Nassib adalah lokasi keluar masuknya barang-barang Suriah ke Yordania dan negara-negara Teluk Persia lainnya, juga sebagai pintu masuk barang ke Suriah. Setiap harinya sekitar 6.300 kontainer dari maupun ke Suriah melewati pintu perbatasan ini. (HS)