Hamas: Impor Bahan Bakar ke Gaza, Langkah Awal Reduksi Krisis
-
Anak Gaza Belajar dengan menggunakan lilin
Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas menyatakan, pengiriman bahan bakar ke Jalur Gaza untuk mengaktifkan listrik di kawasan ini merupakan langkah pertama untuk menurunkan krisis di Jalur Gaza.
Abdul Latif al-Qanu, Juru bicara Hamas Rabu (10/10) di akun twitternya meminta bangsa Palestina hari Jumat (12/10) berpartisipasi dalam aksi demo hak kepulangan sehingga Israel tertekan dan mundur dari tuntutannya terhadap bangsa Palestina serta mencabut penuh blokade Jalur Gaza. Demikian dilaporkan Pusat Informasi Palestina.
Israel sejak hari Selasa lalu memulai kembali proses pengiriman bahan bakar bagi perusahaan listrik di Jalur Gaza.
Keputusan ini diambil setelah Qatar membayar biaya yang diperlukan bagi kebutuhan bahan bakar Gaza dan menuntut penambahan jam sambungan listrik di Gaza.
Di sisi lain, petinggi Otorita Ramallah dan pemerintah nasional bersatu yang menerapkan hukuman massal terhadap Gaza beberapa bulan lalu, menentang langkah ini dan menuntut pengiriman bantuan ke Gaza melalui mereka.
Gaza mengalami kelangkaan listrik dan lebih dari 12 jam pemadaman listrik di daerah ini. Kondisi tersebut akibat dihentikannya pasokan bahan abakr yang dibutuhkan untuk mengaktifkan generator listrik dan serta pemutusan jaringan listrik oleh Zionis.
Ketika Gaza diblokade rezim Zionis Israel mulai tahun 2006, kondisi kemanusiaan dan ekonomi kawasan ini sangat mengkhawatirkan. (MF)