Pejabat AS dan Israel Khawatirkan Nasib Bin Salman
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i63861-pejabat_as_dan_israel_khawatirkan_nasib_bin_salman
Para pejabat AS dan rezim Zionis mengkhawatirkan nasib pangeran Mohammed bin Salman yang sedang terguncang posisinya sebagai putera mahkota Arab Saudi akibat kasus tewasnya Jamal Khashoggi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 05, 2018 14:56 Asia/Jakarta
  • Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman
    Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman

Para pejabat AS dan rezim Zionis mengkhawatirkan nasib pangeran Mohammed bin Salman yang sedang terguncang posisinya sebagai putera mahkota Arab Saudi akibat kasus tewasnya Jamal Khashoggi.

Washington Post melaporkan, Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman adalah kunci utama bagi AS dan Israel dalam mewujudkan kepantingannya di Timur Tengah, tapi kondisinya saat ini terguncang akibat kematian jurnalis oposan rezim Al Saud, Jamal Khashoggi.

Mohammed bin Salman membantah terlibat dalam kasus kematian Khashoggi, tapi para pejabat AS sendiri mengakui keterlibatanya dan mengkhawatirkan putera raja ini akan tersingkir dari posisinya sebagai putera mahkota.

Jamal Khashoggi dinyatakan hilang setelah memasuki kantor konsulat Saudi di Istanbul Turki pada 2 Oktober 2018.

Setelah 18 hari berlalu, akhirnya jaksa penuntut umum Saudi pada Jumat (19/10/2018) malam, mengatakan penyelidikan awal membuktikan bahwa Khashoggi tewas karena bertikai di gedung konsulat pada 2 Oktober lalu.

Tapi klaim pejabat Arab Saudi tersebut dinilai oleh para pejabat negera-negara dunia dan organisasi internasional hanya rekaan belaka, karena banyak yang meyakini pembunuhan Khashoggi direncanakan dan Putera Mahkota Mohammed bin Salman terlibat dalam pembunuhan tersebut. 

Insiden pembunuhan Khashoggi menambah daftar panjang kekerasan terhadap jurnalis di Arab Saudi.

Arab Saudi menempati peringkat ke-169 dari 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2018, yang mengindikasikan perlakuan buruk negara terhadap jurnalis mereka.(PH)