Anak-anak Oposan Saudi Kini Dilarang ke Luar Negeri
-
Salman Al Awdah
Pemerintah Arab Saudi selain menangkapi ribuan tokoh oposisi dan aktivis politik negara itu, juga melarang anak-anak para penentang pemerintah Riyadh bepergian ke luar negeri.
IRNA (21/11/2018) melaporkan, laman media sosial para tahanan politik Saudi di Twitter menulis, tokoh yang paling dikenal di antara mereka yang dicekal itu adalah putra Syeikh Salman Al Awdah yang dilarang meninggalkan Saudi karena aktivitas politk ayahnya.
Jaksa Agung Saudi, 5 September 2018 menuntut eksekusi mati atas Salman Al Awdah yang merupakan tokoh oposisi terkemuka negara itu karena dituduh memprotes kebijakan-kebijakan Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, dan membentuk sel-sel perlawanan.
Pemerintah Saudi juga mencekal putra-putra dosen dari beberapa universitas Saudi termasuk Ahmed bin Rashid bin Saeed dan Saeed bin Naser Al Ghamedi padahal saat ini keduanya tinggal di luar Saudi.
Laman medsos tahanan politik Saudi, Motaqeli Al Rai, Rabu (21/11) mengungkap penangkapan seorang wartawan surat kabar Al Watan, Abdullah Al Aqeel karena memprotes kebijakan-kebijakan Menteri Olahraga Saudi, Turki Al Syeikh.
"Abdullah Al Aqeel dilarang beraktivitas selama enam bulan hanya gara-gara mengkritik Turki Al Syeikh," tulisnya. (HS)