Rakyat Palestina Tuntut Menlu Bahrain Dipecat
-
warga Gaza
Kelompok-kelompok perlawanan Palestina menuntut pemecatan menteri luar negeri Bahrain, Khalid bin Ahmed Al Khalifa.
Menlu Bahrain baru-baru ini membela keputusan pemerintah Australia untuk mengakui secara resmi kota Al Quds sebagai ibukota rezim Zionis Israel.
Kelompok-kelompok perlawanan Palestina, Jumat (21/12/2018) berkumpul di pusat kota Gaza memprotes sikap menlu Bahrain itu dan menyebutnya sebagai pengkhianatan terhadap resolusi Liga Arab yang mengecam langkah Australia dan merupakan upaya melegalisasi pemulihan dan memulai hubungan dengan Israel.
Kelompok-kelompok perlawanan Palestina mengumumkan, sikap dan statemen menlu Bahrain adalah konspirasi anti-bangsa Palestina dan kepatuhan pada Zionis.
Mereka menegaskan penentangannya atas pemulihan hubungan dengan Israel dan menganggap upaya menjalin hubungan dengan Israel sebagai tikaman dari belakang terhadap rakyat Palestina dan menutup mata atas kejahatan Israel di Gaza dan Tepi Barat. (HS)