Pembebasan "Mata Kemanusiaan" oleh Saudi
-
Bouthaina al-Rimi.
Arab Saudi akhirnya membebaskan Bouthaina al-Rimi, bocah Yaman yang dikenal sebagai "Mata Kemanusiaan" (The Eye Of Humanity) setelah menahannya selama satu tahun. Pembebasan itu dilakukan melaui program pertukaran tawanan.
Bouthaina, 5 tahun, dibebaskan dan kembali bersama keluarga pamannya di Sanaa, ibu kota Yaman pada Jumat pagi, 21 Desember 2018.
Kepala Lembaga Nasional bidang Tawanan dan Orang Hilang Yaman Abdul Qadir al-Murtadha bertemu dengan Bouthaina pada hari Jumat.
Setelah pertemuan tersebut, al-Murtadha meminta seluruh organisasi internasional dan nasional serta media mengunjungi kelurga tertindas ini untuk memahami dan mengetahui ketertindasan mereka.
Bouthaina al-Rimi adalah satu-satunya korban selamat dari seluruh anggota keluarganya dalam serangan udara pasukan Arab Saudi di Sanaa. Dalam serangan pada tanggal 25 Agustus 2017 itu, ayah, ibu dan lima saudara Bouthina meninggal dunia.
Bouthaina al-Rimi setelah dikeluarkan dari reruntuhan berusaha tetap membuka satu matanya dan kemudian ia dikenal dengan sebutan "Mata Kemanusiaan".
Bouthaina kepada Alalam mengatakan, "Aku tidak ingin kembali ke Arab Saudi dan aku tidak mau meninggalkan Yaman."
Paman Bouthaina, Ali al-Rimi juga ditahan Arab Saudi di penjara al-Hair selama enam bulan. Dia disiksa agar berjanji tidak akan protes atas kematian saudara-saudaranya, namun Ali tidak bersedia. (RA)