Nujaba Irak: AS Gagal Tundukkan Poros Perlawanan
-
Hashim Al Mousawi
Gerakan perlawanan Islam, Al Nujaba, Irak menilai tekanan Amerika Serikat terhadap poros perlawanan di kawasan, tidak membuahkan hasil.
Juru bicara Al Nujaba Irak, Sayid Hashim Al Mousawi, Sabtu (9/3/2019) dalam jumpa pers di Tehran, menyinggung tantangan besar di kawasan termasuk "Kesepakatan Abad" dan pemulihan hubungan dengan rezim Zionis Israel.
Ia menuturkan, Amerika sedang melakukan tekanan politik, ekonomi dan militer terhadap poros perlawanan, namun hingga kini tekanan-tekanan tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkannya.
Sehubungan dengan kegagalan upaya Amerika menggulingkan pemerintahan Suriah, Al Mousawi menerangkan, Amerika berusaha menaikkan sebuah pemerintahan boneka di Suriah untuk merampok sumber kekayaan negara ini, tapi sampai sekarangpun Amerika terus kalah di Suriah dan sedang menarik pasukan dari sana.
Menurut Hashim Al Mousawi, Amerika berusaha melemahkan pemerintah dan konstitusi Irak, namun gagal. Al Nujaba, katanya, tidak akan membiarkan dan bersedia tawar menawar dengan negara yang ingin melanggar kedaulatan Irak.
"Amerika ingin menghancurkan poros perlawanan dalam perang dengan Daesh dan teroris Takfiri lain di Irak dan Suriah, tapi poros perlawanan semakin berpengalaman dari hari ke hari," pungkasnya. (HS)