Liarnya Rudal-rudal Pemilu Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i68488-liarnya_rudal_rudal_pemilu_israel
24 jam menjelang perhelatan pemilu parlemen dini rezim Zionis Israel, beberapa kelompok politik rezim itu ditengarai menggunakan serangan rudal untuk memenangkan kontestasi ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 17, 2019 08:18 Asia/Jakarta
  • Jalur Gaza diserang jet tempur Israel
    Jalur Gaza diserang jet tempur Israel

24 jam menjelang perhelatan pemilu parlemen dini rezim Zionis Israel, beberapa kelompok politik rezim itu ditengarai menggunakan serangan rudal untuk memenangkan kontestasi ini.

Hari Kamis (14/3/2019) Tel Aviv dikabarkan diserang sejumlah rudal yang diklaim diluncurkan dari Jalur Gaza. Kabinet Israel termasuk juru bicara militer rezim ini menuduh kelompok-kelompok perlawanan Palestina berada di balik serangan, namun tuduhan itu dibantah oleh Hamas dan Jihad Islam.

Jubir Jihad Islam Palestina, Musab Al Buraim mengatakan, Jihad Islam sama sekali tidak terkait dengan peluncuran rudal-rudal itu.

Bukti-bukti menunjukkan bahwa aksi tersebut tidak dilakukan oleh kelompok-kelompok perlawanan Palestina, karena selama ini selalu terbukti mereka tidak pernah menjadi pihak yang mengawali perang dengan Israel dan menggunakan kemampuan militernya untuk tujuan pertahanan.

Selain itu, dalam setiap perang yang terjadi antara Israel dengan kelompok perlawanan Palestina, pihak Israel lebih sedikit terkena serangan rudal karena teknologi canggih yang dimilikinya. 

Surat kabar Lebanon, Al Binaa terkait hal ini menulis, sejak perang tahun 2014 tidak ada satu rudalpun yang berhasil menghantam jantung kota Tel Aviv dan kota itu selalu terlindungi dari ancaman.

Sementara itu situs berita El Nashra, Lebanon mengabarkan, rudal-rudal yang dilesakkan ke wilayah Gush Dan, Tel Aviv dari Jalur Gaza telah menciptakan sebuah perimbangan baru, karena ini pertama kalinya sebuah rudal dari Gaza berhasil menghantam Tel Aviv sejak perang tahun 2014.

Serangan rudal dilakukan ketika delegasi Mesir tengah berunding dengan utusan kelompok perlawanan Palestina, dan bukanlah kebiasaan kelompok perlawanan Palestina melakukan perundingan, pada saat yang bersamaan melancarkan serangan rudal, tidak ada satu buktipun yang menunjukkan hal ini.

Maka siapa yang sebenarnya telah meluncurkan rudal dari Jalur Gaza ke Tel Aviv ?

kabinet Netanyahu

Muncul banyak spekulasi terkait serangan rudal ini dan yang paling santer adalah, rudal-rudal itu diluncurkan oleh orang-orang bayaran Israel di Jalur Gaza.

Beberapa sumber media mengabarkan manuver rival pemilu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menganggarkan dana hingga tiga juta dolar untuk mengalihkan perhatian Netanyahu dari pemilu karena pecahnya perang baru yang mereka ciptakan dari serangan rudal buatan.

Namun sikap Netanyahu yang tidak terlalu serius menanggapi serangan rudal ini diduga karena ia sudah mengetahui sejak awal serangan tersebut dan tampak berusaha menjadikannya sebagai alat politik untuk menyerang rivalnya dalam pemilu kali ini.

Maka dari itu ada analisa lain yang cenderung bertentangan dengan sebelumnya mengatakan bahwa Netanyahu sendiri yang berada di balik serangan rudal dari Gaza ke Tel Aviv. PM Israel itu menyadari betul kencangnya upaya melemahkan posisi dirinya dan semakin kuatnya kubu oposisi.

Oleh karena itu ia merekayasa sebuah serangan rudal yang dilakukan mata-mata Israel di Gaza sebagai upaya untuk menunjukkan kepada warga Zionis bahwa ia mampu membalas serangan tersebut sehingga diharapkan nama Netanyahu akan melekat di benak pemukim Zionis sebagai pahlawan.

Namun kelompok-kelompok perlawanan Palestina menyadari target politik di balik serangan rudal yang direkayasa sendiri oleh para pejabat Israel itu dan berusaha tidak terseret ke dalam pusaran konflik internal yang merugikan mereka dan rakyat Palestina.

Jubir Hamas, Fawzi Barhoum mengatakan, kami tidak akan pernah membiarkan Palestina dan darah rakyat Palestina dijadikan alat persaingan politik dalam pemilu Israel. (HS)