Perang Saudara Irak Untungkan Pihak Asing
Komandan pasukan sukarelawan rakyat Irak menilai perang saudara di negara itu hanya menguntungkan pihak asing.
Stasiun televisi Al Sumaria (25/4) melaporkan, Sekjen Organisasi Badr yang juga Komandan pasukan sukarelawan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi, Ahad (24/4) menyinggung sejumlah pertempuran yang terjadi di Tuz Khurmatu dan menegaskan bahwa perang asli Irak adalah melawan Daesh.
Pertempuran-pertempuran yang terjadi di Tuz Khurmatu, Provinsi Salahuddin, Irak menewaskan dan melukai sejumlah anggota dua kubu berseteru.
Di sisi lain, Emad Al Khafaji, Juru Bicara Salim Al Jabouri, Ketua Parlemen Irak, Ahad (24/4) mengumumkan, sidang parlemen akan digelar hari Selasa, 26 April 2016 dengan dihadiri oleh para anggota parlemen termasuk anggota yang mogok kerja.
Al Khafaji juga menyinggung kehadiran Haidar Al Abadi, Perdana Menteri Irak dalam sidang parlemen mendatang.
"Sidang ini adalah pertemuan komprehensif untuk mengkaji reformasi pemerintahan dan kesiapan parlemen mengundang Al Abadi untuk memperkenalkan kabinetnya," ujar Khafaji.
Sejumlah anggota parlemen Iran melakukan mogok sejak beberapa hari lalu dan upaya mereka untuk menjatuhkan Salim Al Jabouri menyebabkan digagalkannya sidang-sidang membahas kompetensi menteri-menteri usulan PM Irak. (HS)