Pengkhianatan Menlu Bahrain terhadap Umat Islam
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i72124-pengkhianatan_menlu_bahrain_terhadap_umat_islam
Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al Khalifah mengadakan pertemuan terbuka pertama dengan Menlu rezim Zionis Israel, Israel Katz di Amerika Serikat di sela-sela konferensi Advance Religious Freedom, Rabu, 17 Juli2019.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jul 22, 2019 20:25 Asia/Jakarta

Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid Bin Ahmed Al Khalifah mengadakan pertemuan terbuka pertama dengan Menlu rezim Zionis Israel, Israel Katz di Amerika Serikat di sela-sela konferensi Advance Religious Freedom, Rabu, 17 Juli2019.

Dalam sebuah tweet, Katz menulis, "Saya bertemu secara terbuka dengan menlu Bahrain." Menurutnya, dirinya akan terus bekerja sama dengan perdana menteri Israel unuk memajukan hubungan Tel Avi dengan negara-negara pesir Teluk Persia.

Menanggapi hal itu, Gerakan Islam Nasional al-Wefaq Bahrain menyebut pertemuan tersebut sebagai memalukan dan dosa yang tak termaafkan.

"Pejabat Bahrain yang meminta perlindungan kepada Israel sama halnya dengan melewati garis dan batasan dan melakukan kejahatan dengan peran sebelumnya," turlis al-Wefaq dalam statemennya.

Gerakan Islam ini menegaskan, rezim Al Khalifa telah kehilangan legalitas dan terkucil karena langkahnya ini.

Sejumlah negara Arab selama beberapa bulan terakhir melakukan banyak upaya untuk normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.

Manama, ibukota Bahrain juga menjadi tuan rumah konferensi ekonomi yang menjadi bagian dari rencana AS-Israel bernama "Kesepakatan Abad" untuk menghapus hak-hal legal rakyat Palestina. (RA)