PBB: Kritis, Setiap Dua Jam Seorang Wanita Yaman Meninggal
-
Yaman hancur akibat perang yang disulut koalisi pimpinan rezim Al Saud
PBB dalam laporan terbarunya menyebutkan seorang wanita Yaman kehilangan nyawanya setiap dua jam karena kurangnya infrastruktur medis, kemiskinan dan kekurangan makanan.
Laporan PBB juga menyebutkan dampak negatif penutupan rumah sakit Yaman, termasuk 268 rumah sakit yang didukung IMF, dan 100 rumah sakit lainnya yang sudag tutup. Memburuknya situasi saat ini dan pemotongan anggaran akan menutup 75 rumah sakit pada akhir September.
PBB lebih lanjut mengungkapkan bahwa penutupan rumah sakit di Yaman secara langsung mengancam kehidupan 650.000 wanita Yaman yang membutuhkan perawatan medis.
Wakil Sekjen PBB mengatakan, Yaman menghadapi bencana kemanusiaan terburuk dalam sejarah. Mark Lowcock mencatat lebih dari setengah penduduk Yaman saat ini membutuhkan bantuan kemanusiaan.
UNICEF juga mengeluarkan laporan yang memperingatkan kondisi kemanusiaan yang parah di Yaman, yang menewaskan seorang ibu dan enam bayi di negara itu setiap dua jam.
Program Pangan Dunia PBB (WFP) baru-baru ini menggambarkan situasi kemanusiaan di Yaman sebagai "sangat menyedihkan" dan mengkhawatirkan keamanan pangan bagi 18 juta orang di negara yang dilanda perang.
Arab Saudi, dengan dukungan Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan beberapa negara lain melancarkan serangan militer terhadap Yaman pada Maret 2015 hingga kini yang menghancurkan negara tetangganya itu.
Perang yang dipimpin rezim Al Saud di Yaman sejauh ini telah menewaskan lebih dari 16.000 warga Yaman, melukai puluhan ribu, dan menelantarkan jutaan warganya. (PH)