Sekjen Hizbullah: AS Tidak Bisa Dipercaya !
-
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah
Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah mengatakan, AS tidak menghormati sekutu mereka dan tidak berkomitmen dengan perjanjian yang dibuatnya sendiri.
"AS meninggalkan orang-orang Kurdi dalam sekejap mata. Inilah nasib pihak yang bergantung terhadap AS," ujar Sekjen Hizbullah Lebanon Selasa malam.
"Siapa yang berharap dari AS, maka akan terhina, karena AS tidak bisa dipercaya," tegasnya.
Setelah percakapan telepon antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan hari Senin (7/10), Gedung Putih mengeluarkan statemen yang menyatakan bahwa pasukan AS ditarik keluar dari daerah-daerah yang dikuasainya .
Langkah AS ini sama saja dengan meninggalkan Kurdi yang selama ini menjadi sekutu Washington di Suriah.
Setelah percakapan telepon dengan Trump, Erdogan langsung mengumumkan dimulainya segera operasi militer Turki di wilayah utara Suriah dengan target menyerang Kurdi.
Di sisi lain, Pasukan Demokrat Kurdi Suriah memperingatkan akan melawan invasi militer Turki, dan menjadikannya sebagai perang besar-besaran.
Pemerintah Suriah berulang kali mengecam operasi militer Turki di wilayahnya, dan menilainya sebagai pelanggaran tehadap kedaulatan nasional.(PH)