Wewenang Menhan Irak Dipangkas
-
Adil Abdul-Mahdi
Perdana menteri urusan Irak, Adil Abdul-Mahdi dilaporkan mencabut sejumlah wewenang menteri pertahanan negara ini.
Adul Abdul-Mahdi yang juga menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak dalam sebuah keputusanya mencabut sejumlah wewenang Menteri Pertahanan Najah al-Shammari dan menyerahkannya kepada Kepala Staf Umum militer Irak, Osman al-Ghanami.
Najah al-Shammari yang juga memiliki kewarganegaraan Swedia mendapat mosi percaya dari parlemen pada Juni 2019 untuk menjabat menhan Irak, namun baru-baru ini di dakwa media terus mendapat pensiunan dari Swedia meski ia tidak tinggal di negara Eropa tersebut.
Sekaitan dengan ini, perdana menteri Irak yang mengundurkan diri seraya menjelaskan bahwa dirinya mendukung perdana menteri baru mengatakan, pemerintah Irak saat ini berubah menjadi pemerintahan untuk memajukan urusan Irak dan secepatnya perdana menteri baru harus dipilih.
Abdul-Mahdi menambahkan, pengunduran dirinya merupakan salah satu solusi untuk menyelesaikan krisis nasional saat ini dan menghentikan instabilitas atas permintaan para marji'. (MF)