Rusia-AS Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata Suriah
Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan diperpanjangnya gencatan senjata di sekitar Damaskus, ibukota Suriah selama dua hari.
Kantor berita Rusia, Sputnik melaporkan, Kemenhan Rusia, Senin (2/5) mengumumkan, dalam kelanjutan "program tenang", pihak Amerika Serikat dan Rusia bersama pemerintah Suriah dan pemberontak sepakat memperpanjang gencatan senjata selama dua hari.
Dalam statemen Kemenhan Rusia disebutkan, dialog untuk mempertahankan gencatan senjata di wilayah Aleppo, Suriah terus berlanjut dan gencatan senjata di Utara Latakia dan dekat Damaskus, masih berlangsung.
Kemenhan Rusia juga mengatakan, 85 desa Suriah ikut dalam gencatan senjata.
Program tenang diberlakukan sejak 30 April lalu selama 24 jam di wilayah Ghouta Timur dan wilayah Timur Damaskus, juga di ibukota negara itu dan selama 72 jam di wilayah-wilayah Utara Latakia.
Krisis Suriah tahun 2011, pecah dipicu gelombang serangan kelompok-kelompok teroris dukungan Amerika Serikat dan sekutunya untuk menumbangkan pemerintahan konstitusional Damaskus. (HS)