Pejabat Damaskus: AS dan Turki Harus Hentikan Agresi di Suriah
Para pejabat tinggi Suriah menekankan kembalinya stabilitas dan keamanan penuh negaranya yang bergantung pada penghentian aksi pendudukan yang dilakukan AS dan Turki di negara itu.
Kantor berita Suriah, SANA pada hari Selasa (29/12/2020) melaporkan penyelenggaraam konferensi pers bersama antara beberapa pejabat Suriah dan Rusia di Damaskus yang membahas kehadiran penjajah di negaranya.
Menteri Lingkungan Hidup Suriah, Hussein Makhlouf dalam konferensi tersebut mengungkapkan bahwa blokade AS dan sanksi unilateralnya sebagai negara sponsor terorisme terhadap Damaskus terus menghambat kembalinya stabilitas di Suriah dan berdampak negatif terhadap situasi ekonomi dan sosial, terutama setelah terjadi epidemi Corona.
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Ayman Susan juga menegaskan kelanjutan perang melawan terorisme sampai pasukan ilegal AS dan Turki terusir dari negaranya.
Pasukan Demokratik Kurdi Suriah (SDF) yang berafiliasi dengan Amerika Serikat, dan unsur-unsur yang didukung oleh militer Turki secara ilegal hadir di wilayah utara dan timur laut Suriah.
Selain menjarah sumber minyak Suriah, mereka juga mengganggu kehidupan penduduk dan pasukan Suriah di wilayah tersebut.(PH)