WP: Keluar dari JCPOA, AS Harus Terima Iran sebagai Negara Nuklir
Des 14, 2021 11:23 Asia/Jakarta
-
mantan Presiden AS Donald Trump
Surat kabar Amerika Serikat mengatakan, karena AS sudah keluar dari kesepakatan nuklir JCPOA, maka ia terpaksa harus belajar hidup berdampingan dengan Iran sebagai sebuah negara nuklir.
Washington Post dalam artikel yang ditulis Max Boot, Senin (13/12/2021) menilai keputusan mantan Presiden AS Donald Trump keluar dari JCPOA sebagai kesalahan kalkulasi paling mengerikan dalam kebijakan luar negeri AS setelah agresi militer ke Irak tahun 2003.
Menurut Max Boot, berkat kesepakatan nuklir JCPOA, Iran memangkas 97 persen cadangan bahan bakar nuklirnya, dan meningkatkan kapasitas pengayaan uraniumnya hingga 3,67 persen.
"Keluarnya AS dari kesepakatan nuklir JCPOA memberi kesempatan kepada Iran untuk menghidupkan kembali program nuklirnya. Tahun lalu Badan Energi Atom Internasional, IAEA melaporkan cadangan uranium Iran, 12 kali lipat lebih besar dari batas yang diizinkan JCPOA. Selain itu, Iran sudah menaikan kapasitas pengayaan uraniumnya sampai 60 persen," imbuhnya.
Max Boot menegaskan, bahkan para pejabat keamanan Israel yang sebagian besar menentang kesepakatan nuklir JCPOA di masa Presiden Barack Obama, sekarang mengakui keputusan keluar dari JCPOA memberikan dampak yang kontraproduktif. (HS)
Tags