Rusia Gunakan Kekuatan Total Jika Militer Suriah Terancam di Aleppo
Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, jika pasukan pemerintah Suriah di Aleppo dan sekitarnya berada dalam posisi terancam, Moskow akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk menyelamatkannya.
ISNA (7/6) mengutip surat kabar Rai Al Youm melaporkan, Sergei Lavrov, Menlu Rusia dalam jumpa pers bersama dengan sejawatnya dari Finlandia menuturkan, Amerika Serikat sudah diperingatkan soal perkembangan di Aleppo dan sekitarnya.
Menurut Lavrov, Amerika tahu bahwa Rusia akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memberi dukungan serangan udara kepada pasukan Suriah guna mencegah dominasi teroris atas wilayah Suriah.
Menlu Rusia menambahkan, Moskow mengambil keputusan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan, menjalin kontak dengan Amerika dan sampai kapanpun tidak akan terjadi peristiwa yang tidak diharapkan.
Hal ini disampaikan Lavrov menyusul kemajuan yang diraih kelompok pemberontak bersenjata Suriah dukungan Amerika di kota Manbakh, Utara Aleppo dan operasi bersama militer Suriah dengan pasukan Kurdi melawan kelompok teroris Daesh di Raqqa.
Sebelumnya, Lavrov dalam pembicaraan telepon dengan John Kerry, Menlu Amerika menekankan urgensi "langkah kolektif menentukan" terhadap kelompok teroris Front Al Nusra. (HS)