ASEAN Prihatin dengan Ketegangan di Laut Cina Selatan
Para menteri luar negeri anggota ASEAN menyatakan "keprihatinan serius" atas situasi di Laut Cina Selatan selama pertemuan khusus dengan mitranya dari Cina.
Kantor berita Kyodo melaporkan, para diplomat tinggi negara-negara ASEAN telah melakukan pertemuan khusus dengan Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi di kota Kunming, Provinsi Yunnan, Selasa (14/6/2016).
Dalam pernyataan yang diterbitkan setelah pertemuan di Cina, mereka mengatakan bahwa perkembangan terbaru di Laut Cina Selatan telah mengikis kepercayaan di kawasan.
Meskipun ASEAN ingin mengembangkan hubungan dengan Beijing, namun mereka tidak bisa mengabaikan apa yang terjadi di Laut Cina Selatan, karena ia merupakan isu penting dalam hubungan dan kerjasama kedua pihak.
Sementara itu, Wang Yi dalam konferensi persnya, memuji hasil pertemuan dengan para menlu ASEAN, dan mengatakan bahwa mereka sepakat untuk mencoba untuk menyelesaikan sengketa melalui negosiasi.
Cina memiliki klaim hampir 90 persen atas wilayah tersebut berdasarkan peta kuno yang dimilikinya. Namun, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam dan Taiwan juga memiliki klaim yang tumpang tindih. (RM)