WSJ: Perpecahan AS-Saudi Semakin Lebar Pasca-Perang Ukraina
https://parstoday.ir/id/news/world-i119470-wsj_perpecahan_as_saudi_semakin_lebar_pasca_perang_ukraina
Surat kabar Amerika Serikat menulis, perpecahan politik antara AS dan Arab Saudi semakin dalam setelah perang yang terjadi di Ukraina.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 20, 2022 19:19 Asia/Jakarta
  • AS dan Saudi
    AS dan Saudi

Surat kabar Amerika Serikat menulis, perpecahan politik antara AS dan Arab Saudi semakin dalam setelah perang yang terjadi di Ukraina.

Wall Street Journal, Selasa (19/4/2022) melaporkan, pejabat pemerintah AS dan Saudi mengatakan bahwa konflik politik Washington-Riyadh semakin dalam sejak dimulainya serangan Rusia ke Ukraina.
 
Gedung Putih meminta Saudi untuk memasok minyak mentah lebih banyak ke pasar dunia sehingga harga minyak turun, dan suplai dana perang Rusia berkurang. AS juga meminta Saudi untuk tidak melangkah sejalan dengan kepentingan Moskow.
 
Menurut WSJ, Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Saudi meminta AS mengakui dirinya secara resmi sebagai penguasa Saudi saat ini, dan Raja di masa depan.
 
Di sisi lain AS mengkhawatirkan kedekatan Saudi dengan Rusia dan Cina. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan, AS menghentikan desakan atas Saudi untuk menambah pasokan minyak dunia, hanya meminta Riyadh untuk tidak mengganggu upaya Barat di Ukraina.
 
Pejabat Saudi mengatakan permintaan Mohammed bin Salman agar AS mengakui secara resmi dirinya sebagai penguasa Saudi, menambah rumit situasi yang ada saat ini. (HS)