Putin Klaim Ekonomi Rusia Dekati Ambang Stabil
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa perekonomian Rusia berada di ambil stabil, meskipun menghadapi sanksi Barat.
Presiden Rusia, Vladimir Putin dalam rapat pemerintah membahas masalah ekonomi nasional Rusia di tengah gencarnya sanksi hari Senin (25/4/2022) mengatakan, "Pertumbuhan harga mingguan mendekati normal, bahkan harga beberapa produk turun,".
"Ada dua alasan untuk ini. Kondisi ruble telah kembali normal pada Februari dan Maret," kata Putin.
Sebelumnya, pada akhir Februari dan Maret, warga Rusia menyerbu ke toko-toko karena takut kekurangan makanan, dan jatuhnya nilai tukar ruble.
Vladimir Putin menyerukan jaminan normalisasi harga dan pencegahan penurunan tajam dalam permintaan.
Rusia menjadi sasaran sanksi Barat yang meluas sejak melancarkan operasi militer ke Ukraina pada 24 Februari 2022. Sanksi juga termasuk ekspor produk-produk utama Rusia, yang mendorong inflasi. Sebelumnya, penyakit Covid 19 telah menyebabkan inflasi di Rusia meningkat.(PH)