Grossi: Kami Tak Ingin Kerja Sama Iran dan IAEA Menurun
Jun 06, 2022 20:01 Asia/Jakarta
-
Dirjen IAEA Rafael Grossi
Dirjen Badan Energi Atom Internasional, IAEA mengatakan, pengambilan keputusan terkait resolusi anti-Iran tergantung pada Dewan Gubernur, dan ia mengaku tidak ingin kerja sama Iran dan IAEA menurun.
Rafael Grossi, Senin (6/6/2022) menuturkan, tidak ada seorang pun yang ingin mematikan kerja sama yang lebih besar antara Iran dan IAEA, dan keputusan soal resolusi Dewan Gubernur anti-Iran, tergantung pada negara-negara anggota.
Saat ditanya apakah kunjungannya ke wilayah pendudukan menjelang pertemuan musiman Dewan Gubernur IAEA di Wina membawa pesan tertentu, Grossi menjelaskan, "Pasti lawatan ini tidak membawa pesan apa pun, dan saya akan melakukan apa yang harus saya lakukan."
"Kita harus melanjutkan kerja sama dengan Iran, tapi apa yang kami terima dari Tehran, tidak cukup, oleh karena itu kami tidak bisa bergerak maju. Masalahnya Iran, harus melanjutkan kerja sama dengan kami, dan seperti yang Anda tahu, ada sebuah program ambisius yang masih dipertanyakan, karena ada sejumlah keraguan yang sangat penting di dalamnya," imbuh Grossi.
Dirjen IAEA menegaskan, "Aktivitas pengayaan uranium nuklir Iran bukan sesuatu yang rahasia, dan IAEA mengetahui aktivitas ini, serta menginspeksinya."
"Saya berkunjung ke Israel dan meminta Tel Aviv untuk membiarkan kami melakukan pekerjaan kami, dan seluruh negara bahkan Israel, harus bergabung dengan Traktat Non-Proliferasi Nuklir, NPT, dan memiliki seluruh fasilitas, Safeguards, serta instrumen IAEA. Seruan ini perlu didengar seluruh orang," ujarnya.
Rafael Grossi mengatakan bahwa statemen Menteri Perang Rezim Zionis Israel Benny Gantz tentang pembangunan fasilitas nuklir bawah tanah Iran, di Natanz bukan hal baru, karena sebelumnya ia sudah diberitahu oleh mantan Kepala Badan Energi Atom Iran, Ali Akbar Salehi tentang hal ini. (HS)
Tags